Konten dari Pengguna

Kelebihan Teori Ksatria dalam Proses Masuknya Agama Hindu Buddha

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kelebihan teori Ksatria dalam proses masuknya agama Hindu Buddha di Indonesia, sumber gambar oleh Engin Akyurt dari Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kelebihan teori Ksatria dalam proses masuknya agama Hindu Buddha di Indonesia, sumber gambar oleh Engin Akyurt dari Pixabay

Proses penyebarluasan agama Hindu Budha di Indonesia secara teoritis melalui jalur penaklukan, perdagangan dan penyebarluasan budaya. Pemegang peran utama dalam proses penyebarluasan budaya Hindu Buddha melalui penaklukan adalah golongan prajurit atau kasta Ksatria. Sedangkan untk penyebarluasan melalui jalur niaga dikerjakan oleh para pedagang atau golongan Waisya. Sedangkan untuk penyebarluasan budaya melalui jalur dakwah dilakukan oleh golongan Brahmana. Mereka datang ke Indonesia atas undangan para penguasa di Indonesia. Lalu, apa yang dimaksud dengan kelebihan teori Ksatria dalam proses masuknya agama Hindu Buddha di Indonesia?

Teori Ksatria dalam Proses Penyebar Luasan Agama Hindu Buddha

Dikutip dari buku IPS Terpadu, Nana Supriatna dkk (2007: 203) teori Ksatria adalah teori yang mengatakan bahwa Indonesia pernah dikolonisasi atau dijajah oleh bangsa India. Golongan yang menaklukkannya adalah golongan Ksatria. Melalui proses tersebut pengaruh Hindu masuk ke Indonesia. Teori ini dikemukakan oleh Prof. Dr. J.L. Moons.

Dalam teori ini, kasta Ksatria adalah salah satu kasta yang ada di dalam sistem sosial agama Hindu, yang terdiri dari para raja, para prajurit, dan bangsawan. Beberapa orang yang berasal dari kasta Brahmana umumnya menyelenggarakan pemerintahan dan juga memimpin kerajaan. Selain itu mereka juga sering memimpin peperangan.

Kelebihan Teori Ksatria

Ilustrasi kelebihan teori Ksatria dalam proses masuknya agama Hindu Buddha di Indonesia, sumber gambar oleh Nile dari Pixabay

Seperti halnya teori yang lain yang membahas masuknya agama Hindu Buddha ke Indonesia teori Ksatria memiliki beberapa kelebihan di antaranya adalah:

  1. Semangat berpetualang dan menaklukan daerah lain, pada saat itu umumnya dimiliki oleh para Ksatria (keluarga kerajaan)

  2. Menurut C Berg, para ksatria ada yang terlibat konflik dalam masalah perebutan kekuasaan di Indonesia. Mereka dijanjikan akan di beri hadiah apabila menang, yaitu dinikahkan dengan seorang putri dari kepala suku yang dibantunya. Dari perkawinan ini, tradisi Hindu berkembang dengan mudah.

  3. Mookerji mengemukakan bahwa para ksatria ini membangun koloni-koloni yang akhirnya berkembang menjadi kerajaan dan menjalin hubungan dengan kerajaan India.

  4. L. Moens mengemukakan bahwa pada abad ke-5, banyak para ksatria yang melarikan diri karena peperangan di India. Para ksatria yang berasal dari keluarga kerajaan mendirikan kerajaan baru di Indonesia.

Demikian kelebihan teori Ksatria dalam proses masuknya agama Hindu Buddha di Indonesia. (WWN)