Konten dari Pengguna

Kenapa Malaysia dan Singapura Tidak Masuk G20? Ini Alasannya!

31 Maret 2022 17:28 WIB
·
waktu baca 2 menit
clock
Diperbarui 29 Juni 2022 9:40 WIB
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kenapa Malaysia dan Singapura Tidak Masuk G20?, Foto: g20.org
zoom-in-whitePerbesar
Kenapa Malaysia dan Singapura Tidak Masuk G20?, Foto: g20.org
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Setelah terpilihnya Indonesia sebagai pemegang Presidensi G20 pada Desember 2021 lalu, muncul beberapa pertanyaan, salah satunya: “Kenapa Malaysia dan Singapura tidak masuk G20?”
ADVERTISEMENT
Padahal perekonomian kedua negara tetangga ini terkenal sangat baik. Singapura bahkan tergolong sebagai salah satu negara maju di Asia Tenggara, tetapi tidak masuk ke dalam daftar negara G20.

Apa itu G20?

Sebelum mengetahui alasan tidak masuknya Malaysia dan Singapura ke dalam negara G20, mari pahami terlebih dahulu apa itu G20.
G20 adalah singkatan dari Group of 20, yang merupakan forum internasional yang awalnya dibentuk untuk menanggapi krisis ekonomi global di akhir tahun 1990-an. Sesuai namanya, G20 beranggotakan 19 negara dan 1 organisasi regional, yaitu: UE (Uni Eropa).
Pertemuan pertama G20 diadakan pada 15 sampai 16 Desember 1999 di Berlin, Jerman. Setelah itu, pertemuan tersebut diadakan setiap tahun secara rutin.
ADVERTISEMENT
Berikut ini adalah daftar negara G20 yang dilansir dari situs resmi G20:

Kenapa Malaysia dan Singapura Tidak Masuk G20?

Kenapa Malaysia dan Singapura Tidak Masuk G20?, Foto: Unsplash/f4nzkrys
Lantas, mengapa Malaysia dan Singapura tidak masuk ke dalam jajaran negara G20 di atas?
Melansir situs resmi G20, negara yang ada di dalam G20 menyumbang lebih dari 80% PDB (Produk Domestik Bruto), 75% perdagangan internasional, dan 60% populasi dunia. Dengan begitu, ada 3 faktor utama yang membuat suatu negara bisa bergabung sebagai G20, yaitu: nilai PDB, angka perdagangan internasional, dan populasi penduduknya.
Nilai PDB Malaysia hanya sekitar USD 356 miliar, sedangkan nilai PDB Singapura hanya sekitar USD 340 miliar. Selain itu, Singapura pada tahun 2021 hanya memiliki jumlah populasi penduduk sekitar 5,45 juta jiwa dan Malaysia memiliki jumlah populasi penduduk sekitar 33 juta jiwa.
ADVERTISEMENT
Nah, kedua hal itulah yang menyebabkan Malaysia dan Singapura tidak masuk ke dalam jajaran negara G20. (BRP)