Kepanjangan ASEAN dan Bentuk Kerja Samanya

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kamu pasti sudah sering mendengar istilah ASEAN di sejumah portal berita, bukan? Namun, apakah kamu sudah benar-benar memahami istilah tersebut? Kepanjangan ASEAN adalah Association of Southeast Asian Nations, yang merupakan perserikatan antara negara-negara yang berlokasi di Asia Tenggara.
Awalnya dibentuk oleh 5 negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Filipina; seiring berjalannya waktu, anggotanya pun bertambah dengan bergabungnya 5 negara lainnya, yaitu: Brunei Darussalam, Myanmar, Kamboja, Vietnam, dan Laos.
Sejarah Berdirinya ASEAN
ASEAN didirikan karena kesamaan 5 negara pendirinya yang baru saja bebas dari jajahan kolonial, kecuali Thailand. Letak geografis, budaya, dan krisis ekonomi saat itu juga membuat kelima negara pendiri sepakat untuk mendirikan perserikatan negara-negara di Asia Tenggara untuk saling menguatkan di dalam segala bidang.
Selain itu, sejumlah konflik yang terjadi di antara negara-negara di Asia Tenggara juga mendorong pendirian ASEAN. Negara Vietnam dan Filipina pernah menjadi basis untuk masing-masing blok, yaitu Blok Timur dan Blok Barat. Konflik militer juga pernah terjadi di antara Laos, Kamboja, dan Vietnam. Selain itu, konflik bilateral juga pernah terjadi di antara Indonesia dan Malaysia serta Kamboja dan Vietnam.
Semua konflik itu berdampak pada stabilitas pertahanan dan stabilitas ekonomi negara-negara di Asia Tenggara. Akhirnya, para pemimpin negara-negara di Asia Tenggara setuju untuk menciptakan suasana yang aman dan damai.
Akhirnya pada tanggal 8 Agustus 1967 di Gedung Kementerian Luar Negeri Thailand, Bangkok, Thailand, 5 tokoh pendiri ASEAN menandatangani Deklarasi ASEAN dengan sebutan Deklarasi Bangkok. Kemudian dari tahun 1984 sampai 1998 jumlah anggota ASEAN bertambah menjadi 10 negara.
Kepanjangan ASEAN dan Prinsip-prinsipnya
Kepanjangan ASEAN di dalam Bahasa Indonesia adalah Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara. Dilansir dari buku Association of Southeast Asian Nations (ASEAN): Sejarah konstitusi dan integrasi kawasan, Koesrianti, (2014:4), ASEAN dibentuk dengan deretan prinsip berikut:
Menghormati kemerdekaan, kedaulatan, dan identitas nasional setiap anggota ASEAN
Menyelesaikan konflik secara damai
Menolak penggunaan kekuatan yang mematikan
Setiap anggota ASEAN berhak untuk memimpin kehadiran nasional dan bebas dari intervensi negara lain
Tidak mengintervensi urusan dalam negeri negara-negara anggota ASEAN lainnya
Membangun dan mengembangkan kerja sama efektif antara anggota ASEAN.
Bentuk Kerja Sama ASEAN
Berikut ini adalah 3 bentuk kerja sama yang dilaksanakan seluruh anggota ASEAN:
1. Penawaran beasiswa pendidikan untuk sesama anggota ASEAN. Contoh:
a. Indonesia memberikan beasiswa pendidikan seni dan bahasa kepada para pelajar dari negara-negara ASEAN.
b. Singapura memberikan beasiswa pelatihan pengelolaan jasa pelabuhan udara, komunikasi bahari, kesehatan, keselamatan kerja industri, dan lain-lain untuk para pelajar dari sesama anggota ASEAN.
2. Kerja sama pemberantasan kejahatan lintas negara yang meliputi pemberantasan terorisme, pencucian uang, perdagangan obat terlarang, dan penyelundupan benda ilegal lainnya, seperti senjata ringan dan manusia.
3. Menanggulangi setiap masalah perkembangan penduduk dengan bekerjasama dengan badan-badan internasional bersangkutan.
Nah, sekarang selain mengetahui kepanjangan ASEAN, kamu juga telah memahami sejarah, prinsip, dan bentuk kerja samanya, kan?(BRP)
