Keragaman Suku Bangsa di Indonesia dan Faktor Penyebabnya

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Keragaman suku bangsa di Indonesia tidak perlu diragukan lagi. Dilansir dari situs resmi indonesia.go.id, Indonesia adalah bangsa majemuk yang terdiri dari berbagai suku bangsa, bahasa, dan agama.
Meski penuh dengan keragaman suku bangsa, bahkan agama dan bahasa, seluruh bangsa Indonesia tetap berpegang teguh pada 1 semboyan, yaitu Bhineka Tunggal Ika, yang berarti berbeda-beda, tetapi tetap satu.
Keragaman Suku Bangsa di Indonesia
Mengutip data sensus penduduk Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2010, Indonesia setidaknya memiliki 1.340 suku bangsa.
Suku Jawa merupakan yang terbesar dengan populasi sebanyak 85,2 juta jiwa atau 40,20% dari total penduduk Indonesia, yabg diikuti suku Sunda dengan populasi sebanyak 36,7 juta jiwa atau 15,50% dari total penduduk Indonesia.
Di posisi ketiga, ada suku Batak yang berasal dari Sumatra Utara dengan populasi sebanyak 8,5 juta jiwa atau 3,60% dari total penduduk Indonesia.
Faktor Penyebab Keragaman Suku Bangsa di Indonesia
Keragaman suku bangsa yang dimiliki oleh bangsa Indonesia timbul karena berbagai faktor, antara lain:
Letak Geografis
Indonesia adalah suatu negara kesatuan yang memiliki ribuan pulau. Oleh karena itu, luas wilayah Indonesia berdampak besar terhadap banyaknya keragaman yang dimiliki.
Kondisi tersebutlah yang menciptakan keragaman di Indonesia, mulai dari suku, budaya, dan golongan. Hal itu pun menimbulkan perbedaan di antara masyarakat, sehingga pulau satu berbeda dengan pulau yang lainnya.
Pengaruh Kebudayaan Asing
Keragaman juga dapat terjadi karena adanya pengaruh kebudayaan asing dengan ciri khas yang berbeda.
Saat berkomunikasi dengan masyarakat Indonesia, terjadi akulturasi yang merupakan percampuran unsur kebudayaan Indonesia dengan kebudayaan asing.
Perbedaan Kondisi Iklim dan Alam
Indonesia memang adalah negara yang unik. Bagaimana tidak? Kondisi iklim dan alam antar wilayah di Indonesia saja berbeda-beda.
Perbedaan musim kemarau dan musim hujan antar daerah dan perbedaan kondisi alam seperti pada wilayah pantai dan pegunungan juga menimbulkan keragaman pada masyarakat. Karena itulah, perilaku masyarakat pegunungan berbeda dengan masyarakat pantai.
Sekarang kamu sudah memahami asal muasal terjadinya keragaman suku bangsa di Indonesia, kan?(BRP)
