Ketahui Bagaimana Mikroplastik Dapat Memasuki Rantai Makanan dan Dampaknya

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mikroplastik dapat masuk ke rantai makanan dan dikonsumsi oleh manusia. Bagaimana mikroplastik dapat memasuki rantai makanan?
Mikroplastik adalah salah satu masalah global yang tidak boleh dianggap remeh. Adanya mikroplastik di lingkungan dapat menyebabkan berbagai dampak negatif bagi kehidupan seluruh makhluk hidup.
Bagaimana Mikroplastik Dapat Memasuki Rantai Makanan? Ini Caranya!
Setiap detiknya Bumi semakin tercemar. Pencemaran tersebut tidak hanya karena industri, tetapi juga akibat dari mikroplastik. Mikroplastik merupakan partikel plastik yang sangat kecil. Biasanya ukuran mikroplastik kurang dari 5 milimeter.
Mikroplastik sangat berbahaya bagi makhluk hidup. Bahaya tersebut dibuktikan dari penemuan mikroplastik di dalam perut ikan dan burung.
Bahkan ternyata mikroplastik juga telah ditemukan di paru-paru manusia. Lantas, bagaimana mikroplastik dapat memasuki rantai makanan?
Dikutip dari buku Revolusi Plastik dan Lingkungan, Masdiana, et al. (2023:51), organisasi kecil seperti plankton dapat memakan mikroplastik, sehingga mikroplastik masuk ke dalam rantai makanan, yang pada akhirnya dapat berdampak pada kesehatan manusia (Do Sul, dkk., 2014). Mikroplastik dapat tidak sengaja dikonsumsi oleh manusia lewat boga bahari, garam, air minum, makanan kemasan.
Mikroplastik tersebut dihasilkan dari produk plastik atau tekstil yang dicuci. Barang tersebut akan melepaskan serat mikro dalam air cucian. Selain itu, mikroplastik juga dihasilkan oleh degradasi sampah plastik di lingkungan.
Mikroplastik dapat tersebar melalui berbagai macam jalur. Adapun potensi persebaran mikroplastik sebagai berikut.
1. Air
Mikroplastik banyak ditemukan di dalam air laut, sungai, dan danau. Mikroplastik tersebut kerap kali dikira sebagai makanan oleh hewan-hewan air.
2. Udara
Selain lewat air, mikroplastik juga dapat tersebar melalui udara. Mikroplastik tersebut terdispersi melalui abrasi dan degradasi plastik yang ada di darat. Partikel-partikel kecil tersebut kemudian dihirup oleh makhluk hidup seperti manusia dan hewan.
3. Tanah
Mikroplastik dapat terakumulasi di tanah karena serat mikro dari produk tekstil, pupuk organik yang telah tercemar plastik, dan limbah padat. Selain itu, hujan juga dapat membawa mikroplastik di udara ke dalam tanah.
Dampak Negatif Mikroplastik Bagi Kesehatan
Mikroplastik memiliki dampak negatif. Terutama bagi kesehatan manusia. Adapun dampaknya sebagai berikut.
Peradangan dan kerusakan jaringan tubuh, terutama di saluran pencernaan serta pernapasan.
Gangguan endokrin yang berpotensi menyebabkan masalah reproduksi dan gangguan metabolisme.
Menembus membran sel atau jaringan tubuh dan meningkatkan risiko kesehatan jangka panjang.
Baca juga: Penyebab Pencemaran Air beserta Dampak dan Cara Mengatasinya
Bagaimana mikroplastik dapat memasuki rantai makanan? Mikroplastik kerap kali dikonsumsi oleh hewan laut yang akhirnya masuk ke dalam rantai makanan. Akibatnya, manusia yang mengonsumsi boga bahari dapat terpapar oleh mikroplastik. (FAR)
