Ketentuan Ibadah Haji beserta Syarat dan Tata Caranya Lengkap

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap muslim yang melaksanakan ibadah pasti berharap agar ibadahnya diterima oleh Allah Swt. Demikian juga kalau kita menunaikan ibadah haji, yang menjadi salah satu rukun Islam. Tentu kita tidak mau ibadah kita tidak diterima Allah Swt. Ibadah haji kita akan sia-sia, terlebih ibadah haji merupakan ibadah berat yang membutuhkan persiapan mental, psikis, dan materi yang tidak sedikit. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami syarat dan ketentuan ibadah haji sebelum melakukannya.
Dikutip dari buku Doa-doa Khusus Ibadah Haji yang ditulis oleh Amirulloh Syarbini (2011: 10), kita harus mengokohkan niat semata-mata karena Allah dan beribadah kepadaNya agar ibadah haji kita diterima. Bukan untuk jalan-jalan atau berbisnis, tetapi semata-mata karena Allah. Nah, artikel kali ini akan merangkum lebih lanjut syarat dan ketentuan ibadah haji yang penting untuk dipahami umat muslim sebelum melakukannya.
Syarat-syarat dan Ketentuan untuk Ibadah Haji
Ibadah haji diwajibkan Allah Swt., kepada kaum muslimin yang telah mencukupi syarat-syaratnya. Namun jika syarat-syarat suatu ibadah sudah ada, sudah terpenuhi, wajib bagi kita untuk melaksanakan ibadah itu. Berikut adalah syarat dan ketentuan ibadah haji yang harus dipenuhi terlebih dahulu:
Islam, membenarkan dalam hati dan mengikrarkan secara lisan bahwa tiada Tuhan yang patut disembah selain Allah Swt., dan bahwasanya Muhammad saw., adalah utusan Allah, kemudian berniat untuk tunduk dan patuh terhadap segala aturan yang telah ditentukan Allah Swt., dan Rasulnya.
Baligh, seorang muslim mendapatkan taklif untuk melaksanakan seluruh syariat Islam.
Berakal, orang yang masih memiliki akal yang berfungsi secara normal, bisa membedakan antara yang baik dan buruk, antara hak dan batil, serta bisa berinteraksi secara normal dengan orang lain.
Merdeka, kondisi seseorang di mana ia tidak berada dalam tekanan dan kepemilikan orang lain.
Istitha’ah, mampu melaksanakan ibadah haji ditinjau dari segi jasmani (sehat dan kuat fisiknya agar tidak sulit melakukan ibadah haji), rohani (mengetahui dan memahami manasik haji), serta materi.
Terdapat 5 syarat haji yang wajib dipenuhi oleh seorang muslimin yang berniat untuk melakukan ibadah haji. Apakah kamu sudah memenuhi semua syarat? Semoga bermanfaat! (CHL)
