Ketentuan Solat Rawatib Qobliyah dan Ba'diyah dalam Agama Islam

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Shalat adalah ibadah yang dikerjakan umat Islam setiap harinya. Selain sholat wajib, ada juga sholat sunnah seperti rawatib qobliyah dan ba’diyah. Dalam melaksanakannya, ketentuan solat rawatib qobliyah dan ba’diyah itu sendiri perlu dipahami.
Ketentuan ini memiiliki beberapa perbedaan dengan sholat wajib. Salah satu perbedaan yang mencolok adalah waktu pelaksanaan dari sholat rawatib itu sendiri.
Ketentuan Solat Rawatib Qobliyah dan Ba’diyah dalam Islam
Menurut buku Muro’atul Ibadah Fi At-Thoharah Wa Sholat, Ibnu Asrori Najib dan Siti Sulaikho, S.Pd.I., M.Pd (2021: 54), rawatib adalah shalat sunnah yang menyertai shalat fardhu baik dikerjakan sebelum shalat fardhu ataupun sesudahnya. Shalat ini dibagi menjadi dua, yaitu qobliyah dan ba’diyah.
Adapun berbagai ketentuan solat rawatib qobliyah dan ba’diyah adalah sebagai berikut.
1. Waktu
Telah disebutkan sebelumnya bahwa ibadah shalat rawatib dikerjakan sebelum maupun sesudah shalat fardhu. Shalat rawatib yang dikerjakan sebelum shalat fardhu disebut sebagai qobliyah. Sedangkan shalat rawatib yang dikerjakan sesudah shalat fardhu disebut ba’diyah.
2. Hukum
Ibnu Asrori Najib dan Siti Sulaikho, S.Pd.I., M.Pd dalam buku yang sama seperti di atas (2021: 54-55) menjelaskan bahwa ada beberapa sholat rawatib qobliyah dan ba’diyah yang termasuk ke dalam hukum sunnah muakkad, yaitu dianjurkan oleh Rasulullah saw.
Masih dalam halaman yang sama dijelaskan bahwa menurut kesepakatan semua ulama, shalat sunnah rawatib yang termasuk muakkad, yaitu.
a. Rawatib Muakkad
2 rakaat sebelum subuh
2 rakaat sebelum dzuhur
2 rakaat sesudah dzuhur
2 rakaat sesudah maghrib
2 rakaat sesudah isya
b. Rawatib Ghoiru Muakkad
2 rakaat (yang lain) sebelum dzuhur
2 rakaat (yang lain) sesudah dzhuhur
4 rakaat sebelum ashar
2 rakaat sebelum maghrib
2 rakaat sebelum isya
3. Cara Pengerjaannya
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengerjakan shalat rawatib ini. Berikut di antaranya.
Tidak menyaringkan bacaan
Tidak didahului adzan maupun iqomah
Dilaksanakan dengan satu salam tiap dua rakaat
Dilaksanakan sendirian
Membaca niat menurut shalat rawatib yang dilaksanakan
Akan lebih baik jika lokasi shalat rawatib pindah sedikit dari shalat wajib yang menyertainya
Baca juga: Tata Cara Solat Rawatib Qobliyah dan Ba'diyah
Itulah berbagai ketentuan solat rawatib qobliyah dan ba’diyah sesuai ajaran Islam. Ulasan ini bisa langsung diterapkan di kehidupan sehari-hari. (LOV)
