Konten dari Pengguna

Keunikan Rumah Betang Khas Suku Dayak di Kalimantan

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi keunikan rumah betang khas Kalimantan yang dibangun memanjang. Sumber: Kemdikbud
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi keunikan rumah betang khas Kalimantan yang dibangun memanjang. Sumber: Kemdikbud

Rumah betang merupakan rumah adat tradisional milik suku Dayak yang berasal dari Kalimantan. Sama seperti rumah adat lainnya, maka rumah betang juga memiliki karakteristik ataupun keunikannya sendiri jika dibandingkan dengan rumah adat dari kebudayaan lain. Adapun salah satu keunikan rumah betang tersebut ialah tempatnya dapat dihuni oleh ratusan jiwa suku Dayak.

Keunikan rumah betang khas Kalimantan sebenarnya dapat terlihat dari arsitektur bangunannya yang sengaja dibuat memanjang. Berdasarkan ukuran luas dan panjangnya tersebut, maka rumah betang dapat menampung ratusan orang di dalamnya. Melansir dari laman kebudayaan.kemdikbud.go.id (diakses pada 9/9/21), rumah betang terpanjang yakni rumah betang uluk palin yang berada di Kapuas Hulu bahkan mampu dihuni oleh 73 kepala keluarga dengan anggota sekitar 213 jiwa lho!

5 Keunikan Rumah Betang Khas Suku Dayak di Kalimantan

Selain dapat mengakomodasi tempat tinggal banyak orang, terdapat keunikan rumah betang lainnya yang perlu diketahui masyarakat guna menambah wawasan tentang keragaman budaya Indonesia. Adapun keunikan rumah betang tersebut diantaranya sebagai berikut:

Ilustrasi keunikan rumah betang khas Kalimantan yang dibangun memanjang. Sumber: Kemdikbud
  1. Rumahnya dibangun memanjang hingga ratusan meter. Berdasarkan data dari Kemdikbud, rumah betang tertua dan terpanjang yakni betang uluk palin, dibangun sampai dengan 204 meter dengan luas keseluruhan sebesar 16.500 meter persegi.

  2. Mampu dihuni oleh ratusan orang. Berdasarkan data di tahun 2007, rumah betang bahkan tercatat bisa menampung 500 jiwa lebih.

  3. Terdiri dari puluhan bilik atau ruangan

  4. Simbol pemersatu sebab 1 bangunan tersebut dihuni oleh ratusan orang yang memiliki karakter berbeda di dalamnya

  5. Pembangunannya menghabiskan dana yang fantastis. Mengutip dari kapuashulukab.go.id, saat tragedi kebakaran di tahun 2014 melenyapnya rumah betang uluk palin, setidaknya dibutuhkan dana sebesar 75-100 miliyar rupiah untuk membangun kembali rumah adat tertua dan terpanjang tersebut.

Itulah 5 keunikan rumah betang khas suku Dayak yang merupakan salah satu kebudayaan Indonesia yang perlu diketahui oleh masyarakat Indonesia. Semoga informasi tadi dapat menambah wawasan kita tentang rumah adat yang ada dalam kebudayaan suku Dayak di Kalimantan. Semoga bermanfaat! (HAI)