Kondisi Fauna Australis Saat Ini, Banyak yang Hampir Punah!

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kebakaran hutan besar-besaran yang terjadi di Australia tidak hanya merusak tumbuhan, tetapi seluruh ekosistem alam yang berada pada wilayah tersebut. Musnahnya fauna australis seperti koala, kanguru, burung, reptil dan hewan lainnya menjadi kabar duka yang mendalam bagi seluruh dunia.
Kebakaran yang terjadi mulai awal September 2019 lalu telah merenggut nyawa 33 orang. Tidak hanya itu, bencana tersebut juga berimbas pada rusaknya ribuan ribuan rumah warga dan musnahnya milyaran hewan yang tinggal di hutan tersebut.
Bisa dibilang, Australia mempunyai tingkat kepunahan satwa yang cukup tinggi. Hal tersebut semakin diperparah dengan begitu banyaknya fauna australis yang terkena imbas dari kebakaran hutan.
Upaya Penyelematan Satwa Liar di Australia
Dengan adanya bencana kebakaran ini, pemerintah Australia, petugas pemadam kebakaran dan berbagai organisasi pecinta hewan melakukan berbagai upaya penyelamatan terhadap satwa liar tersebut. Beberapa upaya yang dilakukan diantaranya seperti evakuasi, rehabilitasi, perawatan di rumah sakit hingga penyebaran wortel dan kentang melalui helicopter.
Pelan tapi pasti, kondisi New South Wales, Australia mulai membaik pasca kebakaran hutan yang terjadi sepanjang September 2019 hingga Januari 2020 lalu. Berbagai tempat penangkaran dan cagar budaya mulai berbenah untuk merehabilitasi lingkungan dan satwa yang terkena dampak kebakaran.
Salah satu tempat penangkaran yang telah membuka kembali kunjungan untuk wisatawan yaitu Kangaroo Valley. Sebelumnya, taman margasatwa tersebut mengalami kerusakan yang cukup berat saat kebakaran hutan dan lahan beberapa waktu lalu.
Butuh Waktu Lama untuk Kembali Pulih
Meskipun upaya konserasi dan rehabilitasi masih terus digalakkan, nyatanya para pakar iklim berpendapat bahwa pemulihan hutan dan habitat satwa tidak bisa terjadi secara cepat. Berbeda dengan padang rumput yang ikut terbakar akibat kebakaran hutan australia, tidak mudah untuk hutan melakukan regenerasi beberapa tahun setelahnya.
Seperti halnya yang diungkapkan oleh andela yang dikutip dari fox news. “untuk hutan (pemulihan kembali) butuh puluhan tahun, apalagi di iklim yang lebih kering.
Kembalinya Satwa Langka Pasca Kebakaran
Meskipun demikian, banyak fauna australis yang tetap bertahan hidup di kawasan hutan Australia. Hewan-hewan yang sebelumnya diperkirakan punah dan tidak tersisa—kini kembali muncul setelah berbulan-bulan lamanya.
Seperti halnya spesies possum kerdil yang ditemukan oleh petugas konservasi Australia pada akhir tahun 2020 lalu. Satwa yang tergolong sebagai keluarga possum kecil tersebut ditemukan di kawasan Pulau Kangoroo, Australia.
Satwa langka tersebut sebelumnya tidak pernah terlihat pasca kebakaran hutan dan dikhawatirkan punah karena bencana tersebut. Akan tetapi, makluk kecil menggemaskan tersebut berhasil ditemukan oleh Kangaroo Island Land for Wildlife. Hal ini dilakukan sebagai upaya konservasi pasca kebakaran hutan besar-besaran di Australia. (DHA)
