Konduksi adalah Salah Satu Perpindahan Kalor

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Konduksi adalah salah satu jenis perpindahan kalor. Konduksi merupakan perpindahan kalor atau energi panas yang tidak diikuti dengan perpindahan partikelnya. Kondisi ini terjadi pada batang besi yang dipanaskan di atas bara api, salah satu ujung besi yang dipanaskan maka energi panas tersebut akan merambat ke seluruh bagian besi. Namun, saat perpindahaan energi panas terjadi, batang besi tidak ikut mengalami perpindahan alias statis.
Contoh Konduksi Adalah Sebagai Berikut
Proses konduksi bisa kita temukan dalam berbagai hal di kehidupan sehari-hari. Berikut adalah contoh-contoh konduksi yang dilansir dari Example.yourdictionary.com.
Ketika mobil dinyalakan, mesinnya pun akan panas. Kap mesin akan menjadi panas karena perpindahan energi panas dari mesin ke kap mesin.
Energi panas dari cairan yang panas akan membuat cangkir menjadi panas.
Ketika memasak dengan panci, terdapat perpindahan panas dari api atau kompor listrik ke panci.
Menyetrika pakaian menggunakan setrika akan membuat pakaian menjadi panas.
Berdasarkan contoh-contoh tersebut, perpindahan kalor juga dipengaruhi oleh jenis benda yang mengalami konduksi. Jika kap mobil merupakan besi maka perpindahan panas dari mesin ke kap mobil pun akan lebih cepat. Berbeda dengan setrika dengan kaos yang disetrika. Energi panas yang ada pada setrika tentu tidak sepanas dengan kaos yang disetrika. Hal tersebut dikarenakan setiap benda memiliki daya hantar kalor yang berbeda. Maka ada dua kategori benda berdasarkan daya hantar kalornya.
Konduktor, yakni benda atau bahan yang mampu menghantarkan kalor dengan baik. Contohnya, besi, tembaga, alumunium, dan perak.
Isolator, yakni benda yang tidak dapat menghantarkan panas. Misalnya, kayu, kaca, kertas, dan plastik.
Semoga informasi ini dapat membantu proses belajar kamu, ya! Selamat berjuang! (RYFA)
