Konflik Sosial dan Pengertiannya, Simak di Sini Ya!

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Konflik sosial merupakan bentuk interaksi yang bersifat memecah persatuan kelompok. Konflik sendiri memiliki arti pertentangan yang melibatkan perorangan maupun kelompok.
Karena bersifat perpecahan, konflik sosial memiliki tujuan untuk menghancurkan, melukai, bahkan melenyapkan kelompok yang dianggap lawan.
Konflik Sosial dan Penyebabnya
Konflik sosial tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat karena dalam bermasyarakat sendiri akan selalu ada perbedaan serta pertentangan antar individu maupun kelompok.
Karena tidak mungkin dihilangkan, konflik sosial sebenarnya bisa dikelola agar tidak terjadi konflik terbuka yang berujung kekerasan. Konflik sosial juga bisa digunakan untuk melawan suatu kebijakan yang dianggap merugikan masyarakat.
Secara garis besar, terdapat beberapa alasan yang bisa menyebabkan sebuah konflik sosial menurut Sosiolog Soerjono Soekanto, yaitu:
Perbedaan perasaan, pendirian dan pendapat antarindividu maupun kelompok
Adanya prasangka antar kebudayaan dalam masyarakat
Perbedaan kepentingan dalam bidang ekonomi, politik dan sosial budaya
Perubahan nilai-nilai sosial dalam masyarakat
Konflik sosial sendiri memiliki berbagai bentuk, antara lain:
Konflik individu, terjadi antara perorangan dengan orang yang lainnya. Penyebabnya bisa karena banyak hal, iri, cemburu, atau perbedaan pendapat bisa menjadi alasannya.
Konflik antar kelas dan antar kelompok sosial, terjadi karena adanya ketimpangan antar kelompok sosial, misanya konflik antara buruh dan perusahaan.
Konflik rasial, terjadi karena konflik antar ras yang beberapa kali terjadi di Indonesia.
Konflik politik, terjadi karena perebutan kekuasaan, terlihat pada saat menjelang pemilu, di mana satu pihak akan berusaha menjatuhkan pihak lainnya.
Konflik internasional, biasanya melibatkan isu sengketa batas wilayah dan kedaulatan negara.
Semoga penjelasan mengenai konflik sosial di atas bermanfaat ya!(adelliarosa)
