Kualitas Air yang Dapat Digunakan untuk Menyiram Tanaman

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memiliki tanaman hias di rumah bisa menjadi salah satu cara untuk menghibur diri. Bagi penyuka tanaman merawat tanaman tentunya memiliki kesenangan tersendiri. Meskipun terlihat mudah dan gampang ternyata dalam merawat tanaman ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Salah satunya yaitu air yang digunakan untuk menyiram tanaman.
Lalu bagaimana kualitas air yang dapat digunakan untuk menyiram tanaman? Berikut adalah pembahasan mengenai kualitas air yang dapat digunakan untuk menyiram tanaman.
Kualitas Air untuk Menyiram Tanaman
Dikutip dari buku Kastuba: Tanaman Penyemarak Hari Raya karya Lanny Lingga, (2006: 52) dijelaskan bahwa faktor penentu keberhasilan dalam merawat tanaman salah satunya adalah masalah penyiraman sendiri sangat ditentukan oleh kualitas air, di mana kualitas air dinilai dari segi fisik, kimiawi dan biologi.
Segi fisik berkaitan dengan kejerihan air yaitu tidak mengandung materi lain atau kotoran yang bisa terbawa saat penyiraman. Segi kimia ditemukan berdasarkan kesadahan atau salinitas, keasaman atau PH dan EC. Air dikatakan berkualitas baik jika memiliki ph mendekati netral. Air ber PH tinggi bisa memiliki kelarutan rendah terhadap pupuk yang diserap tanaman.
Sedangkan air yang memiliki EC tinggi menyulitkan tanaman menyerap nutrisi yang disediakan melalui pemupukan. Sementara itu kualitas air dipandang dari faktor biologi dapat dilihat dengan ada tidaknya hama atau penyakit yang terbawa di dalam air. Karena akan sangat merugikan jika di dalam air terbawa penyakit atau hama.
Selain tiga hal tersebut ketika melakukan penyiraman menggunakan air kalian juga harus memperhatikan mengenai suhu air yang digunakan. Sama seperti manusia ketika mengkonsumsi air dengan suhu yang terlalu panas akan melukai indra pengecap.
Apabila minum air yang terlalu dingin bisa menyebabkan pusing atau demam. Nah begitu juga dengan tanaman ketika melakukan penyiraman hindari menggunakan air panas atau air es agar tanaman tidak layu. Ketika melakukan penyiraman usahakan menggunakan air dengan suhu netral.
Demikian adalah pembahasan terkait dengan kualitas air yang dapat digunakan untuk menyiram tanaman. (WWN)
