Konten dari Pengguna

Kumpulan Puisi tentang Paskah untuk Direnungkan Umat Katolik

Berita Update

Berita Update

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kumpulan Puisi tentang Paskah, Foto: concordiasupply.com
zoom-in-whitePerbesar
Kumpulan Puisi tentang Paskah, Foto: concordiasupply.com

Paskah merupakan peristiwa agung di mana Tuhan Yesus Kristus bangkit pada hari yang ketiga setelah mati di kayu salib untuk menebus dosa umat manusia. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk memperingati pengorbanan-Nya itu. Salah satunya adalah dengan membaca puisi tentang paskah serta merenungkan maknanya.

Kumpulan Puisi tentang Paskah untuk Direnungkan

Berikut kumpulan puisi paskah yang dilansir dari paskah.sabda.org:

1. The Centurion’s Diary

Sudah waktunya…

Aku bersama prajurit-prajurit bawahanku…

Akan menangkap seseorang

Aku tak tahu apa kesalahannya

Kami diperintahkan oleh Imam Besar

Katanya orang ini berbahaya dan harus dihukum mati

Malam itu,

Aku dan rombonganku pergi ke sebuah taman

Katanya sasaran kami ada di sana

Kami mendapat informasi dari salah seorang muridnya

2. Peter’s Diary

Mengkhianati teman adalah hal yang sangat buruk

Mengkhianati Guru apalagi

Aku melakukan hal yang lebih buruk…

Aku mengkhianati Tuhan…

Tuhanku…yang sudah bersama-sama denganku tiga tahun belakangan

Tuhan yang sudah mengubahkan kehidupanku

Sebelumnya aku hanya nelayan…

Tuhan yang memberiku harga diri

Bahkan Dia memberiku nama yang baru

3. Sayap Kenangan Bukit Kematian

Hari ini, dan pada hari yang sama setiap tahun

aku terjaga dari tidur lelap yang panjang.

Dari balik kerudung kematian

aku memandang dengan mata duka ke arah Golgota

Hari ini, dan pada hari yang sama setiap tahun,

Jiwaku naik di atas sayap-sayap kenangan

Terbang menuju ke Yerusalem.

Di sanalah insan berdiri bergerombol,

Berselimut lupa dan kebodohan masa silam.

Memukul dada sendiri,

seraya memandang Yesus bermahkota duri.

Hari ini, di tengah prahara bukit Golgota

di antara gerombolan insan yang yang lupa

Ku lihat berjajar wajah-wajah dosa

Wajah tetangga-tetanggaku.

4. Kubur Tak Sanggup

Suatu hari kubur tak sanggup lagi menahan Dia,

Suatu hari batu pun terguling dari pintu makam;

Lalu Dia bangkit, maut pun ditaklukkan-Nya;

Kini Dia naik ke surga, Tuhanku sepanjang masa.

Demikianlah kumpulan puisi tentang paskah untuk direnungkan pada hari raya nan indah dan mulia ini. Selamat paskah! (BR)