Lari Jarak Pendek: Ini Dia Segudang Manfaatnya untuk Tubuh

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lari jarak pendek atau yang biasa disebut dengan sprint adalah salah satu jenis olahraga lari yang harus menempuh jarak tertentu. Sprint merupakan salah satu nomor lari dalam cabang olahraga atletik. Terdapat beberapa kategori jarak pendek yang biasa dikompetisikan, yakni seratus meter, dua ratus meter, dan juga empat ratus meter.
Seorang pelari atau sprinter membutuhkan kemampuan serta kecepatan dalam berlari, sebab jarak yang ditempuh adalah pendek. Sprint memiliki segudang manfaat bagi tubuh. Berikut beberapa manfaat dari lari jarak pendek.
Lari Jarak Pendek Dapat Membangun Otot
Seperti halnya latihan angkat beban, sprint dapat membantu membangun massa otot. Berbeda dengan latihan beban yang hanya fokus pada satu bagian tubuh dalam satu waktu, sprint menggunakan banyak otot dalam waktu yang bersamaan.
Meningkatkan Metabolisme
Olahraga lari mampu meningkatkan fungsi metabolik tubuh, seperti mengontrol kadar gula dalam darah, kadar kolesterol, tekanan darah, serta metabolisme gula. Sebab saat berlari, tubuh mulai memproses metabolisme yang dapat membakar kalori lebih banyak. Jika sering melakukan sprint, dapat meningkatkan metabolisme tubuh secara signifikan.
Menurunkan Kadar Stres
Seperti halnya olahraga lain, berlari dapat mengurangi stres yang berlebih. Saat berlari, tubuh melepaskan hormon endorfin. Setelah berlari, kadar stres seperti adrenalin dan kortisol dapat turun.
Mempercepat Pertumbuhan
Secara alami, lari jarak pendek atau sprint dapat meningkatkan produksi hormon pertumbuhan manusia atau Human Growth Hormone (HGH) di dalam tubuh. HGH memainkan peran yang sangat penting dalam memperlambat proses penuaan, maupun dalam menurunkan berat badan dengan cara meningkatkan pertumbuhan jaringan di dalam tubuh.
Membakar Lemak
Berlari khususnya sprint dianggap mampu dalam membantu membakar lemak di tubuh. Penguran lemak dengan berolahraga dapat menurunkan risiko gangguan metabolisme, kanker payudara, masalah kantung empedu, dan berbagai penyakit lainnya.
Selain itu, lari jarak pendek sangat baik untuk membangun kapasitas kardiovaskular dan efektif untuk mengurangi lemak di perut.
Bagaimana, tertarik melakukan lari jarak pendek?
(RYFA)
