Konten dari Pengguna

Lawan Kata dari Bersyukur terhadap Nikmat Allah Bagi Umat Islam

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lawan kata bersyukur. Sumber: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Lawan kata bersyukur. Sumber: unsplash.com

Dalam ajaran agama Islam, lawan kata dari bersyukur terhadap nikmat Allah adalah adalah kufur. Seperti yang Anda ketahui bahwa dalam agama Islam, kita diajarkan untuk senantiasa bersyukur atas segala hal yang diberikan oleh Allah SWT. Akan tetapi, terkadang ada beberapa orang yang justru tidak bersyukur atas apa yang mereka miliki. Nah, hal inilah yang kemudian disebut sebagai kufur nikmat.

Lawan Kata dari Bersyukur terhadap Nikmat Allah bagi Umat Islam

Lawan kata bersyukur. Sumber: unsplash.com

Mengutip dari buku Makna dan Mabna: Risalah Stilistika Al-Qur’an karya Syofyan Hadi (2020:76), syukur berasal dari kata “syakara-yasykuru-syukran” yang berarti pujian karena mendapatkan sesuatu. Bagi umat Islam, rasa syukur merupakan gambaran kenikmatan atas sesuatu yang dimiliki atau didapatkannya.

Tentu saja ada banyak sekali cara untuk menunjukkan rasa syukur yang dilakukan. Misalnya dengan berdoa, berdzikir, dan lain sebagainya. Allah SWT sangat menyukai setiap hamba-Nya yang senantiasa bersyukur.

Adapun lawan kata dari bersyukur terhadap nikmat Allah adalah kufur nikmat. Artinya, sifat yang enggan untuk menyadari dan bahkan mengingkari nikmat yang sudah didapatkan dari Allah SWT. Orang yang tidak pandai bersyukur sudah pasti akan sulit merasakan sebuah kebahagiaan.

Sebab, mereka selalu merasa kurang dengan segala hal yang dimilikinya atau yang belum bisa didapatkan. Umumnya, orang yang seperti ini adalah kelompok orang yang hanya mementingkan kebahagiaan dunia. Akan tetapi, tidak memperdulikan hal-hal baik untuk akhirat. Padahal dalam ajaran Islam, bersyukur menjadi kunci agar bisa hidup dengan tenang dan bahagia.

Bahkan hal ini sudah dijelaskan langsung oleh firman Allah SWT dalam Surat Ibrahim ayat 7 yang artinya, “Barangsiapa yang bersyukur atas nikmatku kata Allah, niscaya aku akan menambahkan nikmat itu. Akan tetapi, barangsiapa yang kufur atas nikmat-Ku kata Allah, maka azab-Ku sangatlah pedih.”

Selain itu, Allah SWT juga berfirman dalam Surat Saba’ ayat 13 yang berbunyi sebagai berikut.

وَقَلِيلٌ مِنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ

Artinya, “Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang bersyukur.”

Semoga kita senantiasa dijauhkan dari sifat kufur nikmat yang tidak disukai oleh Allah SWT. Aamiin. (Anne)