Konten dari Pengguna

Macam-macam Pakaian Adat Bali dan Perbedaan Fungsinya

Berita Update

Berita Update

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pakaian Adat Bali. Sumber: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pakaian Adat Bali. Sumber: Unsplash.com

Tahukah kamu kalau pakaian adat Bali banyak macamnya dan punya fungsi yang berbeda? Jayanti (2008: 48) menjelaskan jika pakaian tidak hanya memiliki nilai guna melainkan suatu simbol sosial sehingga dapat memberikan suatu identitas kultural kepada seorang individu. Artinya pakaian memiliki nilai esensi yang sebenarnya sangat dalam.

Dilansir dari indonesia.go.id, berdasarkan sensus Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2010, Indonesia memiliki total 1.304 suku bangsa. Dengan jumlah yang sedemikian banyak, tentu tradisi nya pun sedemikian beragam. Termasuk pakaian adatnya, pasti bermacam-macam, dengan cerminan identitas unik yang menyertainya.

Kumparan akan mengajak Anda menelusuri lebih dalam mengenai pakaian adat yang ada di provinsi yang paling sibuk dikunjungi turis, Bali. Simak informasi selengkapnya!

Komponen Pakaian Adat Bali

Kebaya Bali

Sekilas, dari bentuknya mungkin kebaya wanita Bali sama yang ada di Jawa. Namun ada perbedaan yang cukup mencolok dari penggunaan aksesoris pengiringnya. Kebaya Bali disertai dengan selendang yang berfungsi sebagai sabuk. Selendang ini diikat dibagian perut. Kebaya Bali umumnya berwarna cerak dan bermotif sederhana.

Baju Safari

Baju safari merupakan pakaian adat yang diperuntukkan untuk pria Bali. Bentuknya seperti kemeja, dengan kerah dan dan kancing. Baju safari memiliki dua kantong di bagian bawah kemeja. Ada juga saku di bagian dada sebelah kiri.

Kamen

Kamen bentuknya seperti sarung, dan dapat dikenakan oleh pria dan wanita. Meski begitu, cara penggunannya berbeda. Pada pria, kamen dikenakan di pinggang, melingkar dari kiri ke kanan, dan memiliki simpul di bagian depan. Sementara pada wanita, hanya dikenakan melingkar tanpa dibuat simpul.

Udeng

Pernah melihat penutup kepala unik yang biasa dikenakan pria Bali? Namanya udeng. Udeng memiliki jahitan simpul di bagian tengah depan. Ada dua udeng yang biasa digunakan, yaitu polos atau berwarna. Udeng polos digunakan saat acara keagamaan, sementara yang berwarna digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Sabuk Prada

Sabuk prada dikenakan wanita Bali sebagai penahan kamen. Warna sabuk ini biasanya mencolok, dengan motif khas Bali.

Jenis Pakaian Adat Bali

Payas Agung

Payas Agung adalah pakaian adat Bali yang berkesan mewah dan spesial. Tentunya hanya dikenakan dalam acara-acara khusus saja, bukan pakaian harian. Payas Agung memiliki warna paduan antara emas, merah, dan putih. Payas Agung disertai dengan mahkota yang cukup besar, yang dikenakan oleh pria maupun wanita.

Selain mahkota, aksesoris lain yang dikenakan biasanya berupa keris dain kain songket (pria), dan kain lilitan bagian tubuh atas serta songket mewah (wanita).

Payas Madya

Berbeda dengan Payas Agung, Payas Madya lebih fleksibel dalam pemakaiannya, bisa dikenakan dalam aktivitas harian. Aksesorisnya pun tidak pakem. Pria nya bisa mengenakan kaos atau kemeja sebagai atasan. Wanita nya mengenakan selendang dan kamen sebagai bawahan.

Payas Alit

Payas Alit adalah pakaian yang dikenakan sehari-hari. Pria dengan udengnya. Wanita dengan kebaya dan kamennya. (AA)