Konten dari Pengguna

Makhluk Hidup: Pengertian, Klasifikasi dan Ciri-Ciri

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi makhluk hidup yang ada di bumi. https://www.freepik.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makhluk hidup yang ada di bumi. https://www.freepik.com/

Bumi adalah tempat yang sempurna untuk tempat tinggal makhluk hidup yang memiliki banyak jenis, mulai dari hewan, tumbuhan, jamur maupun ganggang yang dapat ditemui di alam bebas. Selain itu, protozoa, bakteri dan makhluk-makhluk kecil juga dapat ditemukan di bumi. Meskipun dengan ukuran yang berbeda, organisme tersebut memiliki kesamaan, yaitu dapat berkembang biak. Lantas apa pengertian, klasifikasi dan ciri-ciri mahkluk hidup? Berikut penjelasnnya.

Pengertian, Klasifikasi dan Ciri-Ciri Makhluk Hidup

Dikutip dari buku yang berjudul Ensiklopedia Sains karangan Sri Winarsih (2020: 1) pengertian makhluk hidup adalah makhluk yang dapat berkembang biak (bereproduksi) atau memproduksi dirinya sendiri. Reproduksi memungkinkan jenis-jenis makhluk hidup tetap ada dan tidak punah.

Terdapat dua jenis perkembangbiakan, yaitu vegetatif dan generatif, dengan penjelasan berikut.

  • Vegetatif

Proses reproduksi secara vegetatif disebut perkawinan secara tak kawin atau aseksual. Perkembangan ini melibatkan bagian-bagian tubuh satu induk. Induk biasanya membelah dirinya menjadi beberapa bagian untuk berkembang biak.

  • Generatif

Proses perkembanganbiakan secara generatif atau secara kawin atau seksual. Proses perkembangbiakan generatif memerlukan dua induk yang membutuhkan se telur (sel kelamin betina) dan sperma (sel kelamin jantan).

Klasifikasi Makhluk Hidup

Klasifikasi adalah pengelompokan makhluk hidup merujuk pada kegiatan pengelompokan makhluk hidup berdasarkan kesamaan atau perbedaan ciri-ciri yang terlihat pada setiap makhluk hidup.

Robert H. Whittaker pada tahun 1969 mengelompokkan makhluk hidup menjadi lima kingdom. Pengelompokan ini berdasarkan pada susunan sel, cara makhluk hidup memenuhi makanannya dan tingkatan makhluk hidup.

Berikut adalah kalsifikasi makhluk hidup menurut Robert H. Whittaker.

1. Kingdom Monera

Monera adalah kelompok organisme yang inti selnya masih belum memiliki membran inti atau disebut juga organisme prokariotik. Meskipun tidak memiliki membran inti, organisme ini memiliki bahan inti berupa asam inti atau DNA (deoxy ribonucleic acid atau asam deoksiribonukleat) yang dapat digunakan untuk reproduksi.

2. Kingdom Prorista

Berbeda dengan Monera, Protista adalah makhluk hidup bersel satu atau bersel banyak dan telah memiliki membran inti (selnya bersifat eukariot). Semua makhluk hidup eukariotik yang bukan merupakan hewan seperti Protozoa dan tumbuhan seperti ganggang masuk dalam kelompok Protista.

3. Kingdom Jamur

Ilustrasi jamur tumbuh di batang tanaman yang sudag mati. https://www.freepik.com/

Jamur (fungi) merupakan kelompok makhluk hidup yang memperoleh makanan dengan cara menguraikan bahan organik makhluk hidup yang sudah mati. Berbeda dengan tumbuhan, jamur tidak berklorofil, berspora, tidak mempunyai akar, batang dan daun.

4. Kingdom Plantae

Tumbuhan merupakan makhluk hidup bersel banyak yang mampu memproduksi makanan sendiri dengan cara berfotosintesis. Kemampuan fotosintesis ini dikarenakan adanya klorofil di dalam kloroplas yang memanfaatkan energi cahaya matahari.

5. Kingdom Animalia

Berbeda dengan tumbuhan, hewan merupakan kelompok makhluk hidup yang hidup dengan cara memakan makhluk hidup lain. Perbedaan utama antara hewan dan tumbuhan adalah pada dinding sel yang dimilikinya. Sel-sel tumbuhan memiliki dinding sel, sedangkan sel-sel hewan tidak mempunyai dinding sel.

Ciri-Ciri Makhluk Hidup

1. Berkembang biak

Ciri-ciri makhluk hidup dengan makhluk yang tidak hidup adalah dapat bekembang biak. Makhluk hidup mempertahankan spesiesnya dengan cara berkembang biak dengan cara seksual dan non seksual.

2. Makan

Semua makhluk hidup memerlukan makanan untuk bertahan bertahan hidup. Makan diubah menjadi energi yang digunakan untuk bergerak, tumbuh, menanggapi rangsangan dan berkembang biak.

3. Mengeluarkan Zat Sisa

Zat sisa ini harus dibuang atau dikeluarkan dari dalam tubuh. Proses pengeluaran zat sisa pada makhluk hidup disebut eskresi.

Mengenal makhluk hidup dapat menjaga alam sekitar dan juga menjaga lingkungan agar tetap berjalan sebagai mana mestinya. Selain itu makhluk hidup tidak bisa hidup sendirian, mereka saling memanfaatkan satu sama lain. (MZM)