News
·
24 Februari 2021 19:50

Makna Lambang Sila Pertama dan Contoh Penerapannya di Kehidupan

Konten ini diproduksi oleh Berita Update
Makna Lambang Sila Pertama dan Contoh Penerapannya di Kehidupan (125366)
Lambang Sila Pertama. Sumber: GunkartaGunawan Kartapranata, Public Domain, Via Wikimedia Commons
Tahukah kamu apa lambang sila pertama? Yups! Lambang dari sila pertama adalah bintang emas dengan latar hitam di perisai burung garuda. Adapun makna dari bintang bersudut lima dengan kemilau cahaya itu melambangkan simbol dari kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa sebagaimana bunyi Pancasila pertama, yaitu “Ketuhanan Yang Maha Esa” (Cendekia, 2018: 19).
ADVERTISEMENT
Pancasila sebagai dasar negara Indonesia haruslah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut dikarenakan Pancasila adalah rangkaian kesatuan dan kebulatan yang tidak terpisahkan dan kedudukan (urutan) dari Pancasila tidak bisa ditukar atau dipindahkan antara satu tempat ke tempat lainnya (Ronto, 2012: 1).
Demikian, pengamalan sila pertama adalah hal yang penting untuk dilakukan oleh bangsa Indonesia. Jika di Indonesia memiliki keragaman agama, lalu bagaimana cara menerapkan sila pertama?

Contoh Penerapan Lambang Sila Pertama

Saat ini (24/02), ada enam agama yang tercatat di Indonesia, yaitu Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu. Walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu jua sebagaimana semboyan yang tertulis pada burung garuda “Bhinneka Tunggal Ika”. Hal tersebut dapat diartikan bahwa walaupun memiliki beragam perbedaan, bangsa Indonesia tetap satu jua.
ADVERTISEMENT
Begitu pula dengan agama, walaupun memiliki keyakinan yang berbeda dan definisi tentang Tuhan yang berbeda, bangsa Indonesia tetaplah bangsa yang satu. Rakyat Indonesia tetap menghargai perbedaan agama dan bersikap toleransi. Sikap toleransi yang merupakan penerapan lambang sila pertama, yaitu:
  • Menghargai teman yang beragama lain ketika ia sedang beribadah.
  • Memeluk keyakinan atas kehendak sendiri.
  • Tidak melarang orang untuk beribadah.
  • Tidak membeda-bedakan orang berdasarkan keimanannya (agama).
  • Tidak memaksa seseorang untuk meyakini agama tertentu.
Contoh lainnya adalah ketika umat Islam sedang melaksanakan ibadah puasa, umat beragama lain mencoba untuk menghargainya. Kemudian, ketika umat Hindu sedang melakukan Nyepi, umat beragama lain lah yang membantu untuk menjaga lingkungan sekitar. Mudahkan untuk hidup rukun antarumat beragama? Jadi, sudahkah kita menerapkan sila pertama dari Pancasila? (AA)
ADVERTISEMENT

sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white