Makna Pemeliharaan Allah dan Contohnya dalam Ajaran Islam

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makna pemeliharaan Allah perlu dipahami oleh setiap umat Islam. Seperti yang diketahui, Allah senantiasa memelihara dan menyayangi setiap makhluk hidup. Hal ini diwujudkan melalui pemberian rezeki secara merata dan seadil-adilnya.
Memahami arti pemeliharaan Allah sangat penting untuk menambah iman dan ketakwaan. Lalu, apa saja makna dan contohnya dalam ajaran islam?
Makna Pemeliharaan Allah
Makna pemeliharaan Allah adalah suatu keyakinan bahwa Allah senantiasa memelihara, meyayangi, dan membagikan rezeki kepada seluruh makhluk di alam semesta ini. Umat Islam meyakini bahwa segala sumber segala rezeki, baik itu makanan, kesehatan, dan kesuksesan dalam hidup merupakan pemberian dari Allah.
Mengutip buku Nama-nama dengan Nuansa Islami, M. Quraish Shihab (2022), segala hal di alam semesta ini diciptakan dan diperlakukan oleh Allah dengan adil. Keadilan Allah merujuk pada pemeliharaan segala sesuatu secara seimbang dan masing-masing dapat eksis dengan sangat baik di dunia.
Pemeliharaan Allah mengajak umat Islam agar selalu bersyukur atas segala karunia dan nikmat yang telah diterima. Tidak hanya itu, ujian dan cobaan dalam hidup pun juga perlu disyukuri sebagai batu loncatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
Contoh Pemeliharaan Allah dalam Ajaran Islam
Pemeliharaan Allah mengajarkan agar umat Islam berserah diri. Beberapa contoh pemeliharaan tersebut di antaranya sebagai berikut.
1. Kepercayaan dalam Rezeki
Umat Islam percaya bahwa segala bentuk rezeki bersumber dari Sang Illahi. Dengan begitu, maka dapat dipahami bahwa segala sesuatu yang didapatkannya adalah pemberian dari Allah.
2. Menerima Nasib
Menerima nasib atau Qada dan Qadar merupakan upaya untuk mempercayai takdir Allah. Umat Islam meyakini bahwa segala hal yang terjadi dalam hidup merupakan bagian dari rencana Allah. Oleh karena itu, manusia harus menerima nasibnya dengan hati yang ikhlas, sabar, dan bahagia.
3. Tunduk dan Bersyukur
Tunduk dan bersyukur merupakan sikap yang tercipta dengan meyakini adanya pemeliharaan Allah. Hal ini mendorong setiap Muslim untuk menerima segala ketentuan Sang Illahi, baik ketika menerima cobaan maupun kebahagiaan dari Allah.
Baca juga: Bacaan Doa Minta Rezeki yang Berlimpah dalam Ajaran Islam
Makna pemeliharaan Allah mengajarkan setiap Muslim agar menjalani hidup dengan penuh integritas dan moralitas. Sebab, sikap tersebut mempercayai bahwa Allah melihat dan mengawasi segala niat dan perbuatan manusia di dunia. (DLA)
