Konten dari Pengguna

Makna Tafakur dan Jenis Amalan yang Disarankan Rasulullah

Berita Update

Berita Update

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tafakur, sumber foto : https://pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tafakur, sumber foto : https://pixabay.com

Dalam agama Islam, tafakur adalah salah satu cara kita dalam merenungi kebesaran dari Allah SWt. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, tafakur artinya renungan, perenungan, perihal merenung, memikirkan, menimbang dengan sungguh-sungguh, dan pengheningan cipta.

Dari buku Cinta, Syukur dan Tafakur, Ilma Pratidina Suryandari, R. Azizah, (2018:182), disimpulkan tafakur adalah salah satu ibadah kita dalam diam. Tafakur dapat menjadi cara kita untuk bersyukur terhadap semua nikmat yang telah diberikan oleh Allah kepada kita.

Makna Tafakur dan Jenis Amalan yang Disarankan Rasulullah

Tafakur menjadi salah satu amalan yang disukai oleh Rasulullah SAW seperti yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah “Tafakur juga menjadi salah satu hal yang disukai Rasulullah SAW. Rasulullah SAW bersabda, “Merenung sesaat untuk (bertafakur) lebih besar nilainya daripada amal kebajikan yang dikerjakan oleh dua jenis makluk (manusia dan jin).” (HR. Ibnu Majah)

Obyek bertafakur sendiri tidak terbatas pada satu hal karena Allah telah menciptakan langit dan bumi beserta isinya, yang merupakan pembelajaran bagi setiap manusia. Menurut para sufi, dengan bertafakur kita bisa melihat baik dan buruk serta manfaat dan mudharat atau keburukan dari segala sesuatu.

Menurut Syeikh Nawai al batani tafakur sendiri dapat dibagi menjadi lima macam yaitu :

  • Pertama, tafakur dalam rangka merenungi ayat-ayat Allah SWT. Dalam tafakur ini seseorang harus betawajuh dan meyakininya seperti yang disebutkan dalam Q.S. Adz-Dzariyat ayat 20 – 21.

  • Kedua, tafakur dalam rangka merenungi nikmat-nikmat Allah SWT. Tafakur ini dapat melahirkan mahabbah atau cinta pada diri seseorang kepadanya-Nya seperti yang disebutkan dalam Q.S. Ibrahim ayat 7.

  • Ketiga, tafakur dalam merenungi janji-janji Allah SWT. Tafakur ini dapat menyalaan atau menambah semangat beramal saleh di hari seseorang seperti yang disebutkan dalam Q.S. Al-Lail ayat 5 – 7.

  • Keempat, tafakur dalam rangka merenungi perintah Allah SWt. Tafakur ini dapat melahirkan rasa takut di hati seseorang kepada siksa-Nya di akhirat nanti.

  • Kelima, tafakur dalam rangka merenungi kelalaian diri dalam menjalankan perintah Allah SWT. Dengan bertafakur ini akan menumbuhkan rasa malu pada diri seseorang.

Itu adalah makna dan jenis-jenis dari tafakur semoga kita bisa menjalankan salah satu amalan yang disukai Rasulullah SAW ini dan semoga informasi ini bermanfaat untuk kita semua.