Konten dari Pengguna

Malaikat Peniup Sangkakala Pada Hari Kiamat

Berita Update

Berita Update

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

sumber: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
sumber: pixabay

Sebagai umat muslim yang beriman, pasti kamu sudah tidak asing lagi dengan tugas dan kisah malaikat Israfil. Dikutip dari buku Mukasyafah al-Qulub al-Muqarrib ila Hadhrah ‘Allam al-Ghuyub yang ditulis oleh Imam Al-Ghazali (2001: 259), Malaikat Israfil merupakan malaikat peniup sangkakala yang selalu mengarahkan pandangannya ke arah Arasy, menunggu kapan ia akan diperintahkan untuk meniupnya. Sangkakala tersebut memiliki diameter lingkaran kepala berbentuk tanduk dan seluas langit dan bumi.

Rasulullah bersabda, “Bagaimana bisa aku merasa nikmat, sedangkan malaikat peniup sangkakala benar-benar sudah menempelkan sangkakala di mulutnya, menundukkan dahinya, dan telinganya siaga mendengarkan dan menunggu kapan akan diperintahkan untuk meniupnya".

Malaikat Peniup Sangkakala Pada Hari Kiamat

Ketika malaikat Israfil, malaikat peniup sangkakala meniupkan sangkakala untuk pertama kalinya, tiupan pertama akan mengejutkan seluruh penduduk langit dan bumi. Semua makhluk hidup mati karena keterkejutan yang sangat dahsyat itu, kecuali makhluk yang dikehendaki tetap hidup oleh Allah, seperti Malaikat Jibril, Mikail, Israfil, dan malaikat maut. Kemudian, malaikat maut diperinthkan untuk mati dan ia pun mati.

وَنُفِخَ فِي الصُّورِ فَصَعِقَ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَمَنْ فِي الْأَرْضِ إِلَّا مَنْ شَاءَ اللَّهُ ۖ ثُمَّ نُفِخَ فِيهِ أُخْرَىٰ فَإِذَا هُمْ قِيَامٌ يَنْظُرُونَ

"Dan sangkakala pun ditiup, maka matilah semua (makhluk) yang di langit dan di bumi kecuali mereka yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sekali lagi (sangkakala itu) maka seketika itu mereka bangun (dari kuburnya) menunggu (keputusan Allah)" (QS az-Zumar: 68).

Setelah tiupan pertama malaikat peniup sangkakala, semua makhluk akan berdiam di alam barzakh selama 40 tahun. Kemudian, Allah mewahyukan kepada Malaikat Israfil untuk meniup tiupan kedua sangkakala. Di dalam Shahih Bukhari, Rasulullah SAW pernah bersabda:

عَنْ أبي هريرة عن النَّبيِّ ﷺ قَالَ: بَيْنَ النَّفْخَتَيْنِ أرْبعُونَ قالُوا يَا أبَا هُريْرةَ، أرْبَعُونَ يَوْمًا؟ قَالَ: أبَيْتُ، قالُوا: أرْبعُونَ سَنَةً؟ قَال: أبَيْتُ. قَالُوا: أرْبَعُونَ شَهْرًا؟ قَال: أبَيْتُ، وَيَبْلَى كُلُّ شَيءٍ مِنَ الإنْسَانِ إلاَّ عَجْبَ الذَّنَبِ، فِيهِ يُرَكَّبُ الْخَلْقُ، ثُمَّ يُنَزِّلُ اللَّه مِنَ السَّمَآءِ مَاءً، فَيَنْبُتُونَ كَمَا يَنْبُتُ الْبَقْلُ" متفقٌ عليه.

"Jarak waktu di antara kedua tiupan adalah empat puluh" Mereka (para sahabat) bertanya, "Apakah empat puluh hari?" Rasulullah SAW menjawab, "Aku tidak mau mengatakannya." Mereka bertanya, "Apakah empat puluh bulan?" Rasulullah SAW menjawab, "Aku menolak untuk mengatakannya." Mereka bertanya lagi, "Apakah empat puluh tahun?" Rasulullah SAW menjawab, "Aku menolak untuk mengatakannya."

Mereka bertanya lagi, "Apakah empat puluh tahun?" Rasulullah SAW menjawab, "Aku menolak untuk mengatakannya." Lantas, Rasulullah SAW melanjutkan, "Kemudian Allah menurunkan hujan dari langit, maka bermunculanlah mereka sebagaimana tumbuhnya sayur mayur. Tiada suatu anggota tubuh pun dari manusia melainkan pasti hancur kecuali satu tulang, yaitu tulang ekornya. Maka, disusun kembali kelak di hari kiamat."

Sekian kisah dan tugas Israfil, malaikat peniup sangkakala pada hari kiamat, yang perlu diketahui umat muslim. Semoga bermanfaat! (CL)