Konten dari Pengguna

Manfaat K3 di Lingkungan Kerja dan Contoh Pengaplikasiannya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Manfaat K3. Foto: dok. Unsplash/Clem Onojeghuo
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Manfaat K3. Foto: dok. Unsplash/Clem Onojeghuo

Manfaat K3 di lingkungan kerja dapat dirasakan bagi tenaga kerja, perusahaan, maupun bagi masyarakat setempat. Salah satu manfaat penerapan K3 adalah memberikan jaminan keamanan bagi tenaga kerja serta masyarakat dari kecelakaan kerja.

Adanya penerapan K3 atau keselamatan dan kesehatan kerja dalam suatu perusahaan dapat dijumpai dalam berbagai kegiatan terkait pekerjaan, salah satunya adalah penggunaan APD atau alat pelindung diri ketika bekerja di tempat berbahaya.

Manfaat K3 di Lingkungan Kerja dan Contohnya

Ilustrasi Manfaat K3. Foto: dok. Unsplash/Christopher Burns

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan upaya yang dilakukan untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman, sehingga dapat mengurangi probabilitas kecelakaan kerja atau penyakit akibat kelalaian kerja sehingga mengakibatkan penurunan produktivitas kerja. Penerapan K3 memiliki manfaat tersendiri.

Mengutip buku 70 Materi Safety Talks, Noviaji Joko Priono, S.K.M., M.K.K.K., ‎Agung Supriyadi, S.K.M., M.K.K.K. (2021: 7), ada banyak sekali manfaat K3 yang dapat dirasakan bagi pekerja, perusahaan, masyarakat sekitar, keluarga, bahkan negara. Berikut rinciannya.

1. Manfaat K3 bagi Pekerja

  • Pekerja dapat memahami bahaya dan risiko dari pekerjaannya

  • Pekerja memahami tindakan pencegahan agar tidak terjadi kecelakaan

  • Pekerja memahami hak dan kewajibannya, khususnya dalam peraturan terkait dengan keselamatan dan kesehatan kerja.

  • Pekerja mengetahui bagaimana bertindak dalam keadaan darurat seperti kebakaran, gempa, kecelakaan, dan sebagainya

  • Pekerja mampu berpartisipasi untuk membuat tempat kerjanya terasa lebih aman

  • Pekerja mampu melakukan upaya untuk melindungi dan menghindarkan keluarganya dari penyakit yang mungkin dapat tertular dari tempat kerja.

  • Pekerja dapat tetap memiliki penghasilan

  • Pekerja mampu berkontribusi terhadap perekonomian keluarganya

2. Manfaat K3 bagi Perusahaan

  • Perusahaan melindungi pekerja dan fasilitas produksi dari kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja.

  • Perusahaan dapat mengurangi tingginya biaya atau tagihan asuransi

  • Perusahaan disebut patuh terhadap regulasi yang berlaku terkait dengan keselamatan dan kesehatan kerja sehingga mendapat citra yang positif di mata masyarakat.

  • Perusahaan memperoleh berbagai penghargaan terkait keselamatan dan kesehatan kerja.

  • Perusahaan dapat melanjutkan bisnis dan melindungi nilai saham dari dampak yang ditimbulkan akibat kecelakaan ataupun penyakit akibat kerja.

  • Perusahaan memperoleh kontrak kerja yang baik dengan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja

3. Manfaat K3 bagi Masyarakat

  • Masyarakat dapat terlindungi dari kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja yang diakibatkan oleh operasional perusahaan

  • Masyarakat memperoleh ilmu terkait penerapan keselamatan di rumah

  • Masyarakat dapat memastikan anggota keluarganya dapat kembali pulang dari tempat kerja dengan kondisi selamat

  • Masyarakat dapat memastikan pergerakan perekonomian keluarga dapat terus berjalan.

Contoh penerapan dalam K3 di lingkungan kerja meliputi penyediaan alat perlindungan diri, pemberian pelatihan dan pemahaman keselamatan kerja, serta menetapkan prosedur kerja yang aman.

Tak hanya itu, penerapan K3 juga dilakukan dengan adanya perawatan mesin yang digunakan untuk bekerja serta adanya jam kerja yang manusiawi.

Baca juga: Pengertian K3, Tujuan, dan Ruang Lingkupnya

Sederet manfaat K3 dan contoh penerapannya dalam lingkungan kerja dapat diketahui bagi tenaga kerja, perusahaan, dan masyarakat sekitar. Semoga bermanfaat. (DAP)