Manfaat K3 di Lingkungan Kerja dan Contoh Pengaplikasiannya

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manfaat K3 di lingkungan kerja dapat dirasakan bagi tenaga kerja, perusahaan, maupun bagi masyarakat setempat. Salah satu manfaat penerapan K3 adalah memberikan jaminan keamanan bagi tenaga kerja serta masyarakat dari kecelakaan kerja.
Adanya penerapan K3 atau keselamatan dan kesehatan kerja dalam suatu perusahaan dapat dijumpai dalam berbagai kegiatan terkait pekerjaan, salah satunya adalah penggunaan APD atau alat pelindung diri ketika bekerja di tempat berbahaya.
Manfaat K3 di Lingkungan Kerja dan Contohnya
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan upaya yang dilakukan untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman, sehingga dapat mengurangi probabilitas kecelakaan kerja atau penyakit akibat kelalaian kerja sehingga mengakibatkan penurunan produktivitas kerja. Penerapan K3 memiliki manfaat tersendiri.
Mengutip buku 70 Materi Safety Talks, Noviaji Joko Priono, S.K.M., M.K.K.K., Agung Supriyadi, S.K.M., M.K.K.K. (2021: 7), ada banyak sekali manfaat K3 yang dapat dirasakan bagi pekerja, perusahaan, masyarakat sekitar, keluarga, bahkan negara. Berikut rinciannya.
1. Manfaat K3 bagi Pekerja
Pekerja dapat memahami bahaya dan risiko dari pekerjaannya
Pekerja memahami tindakan pencegahan agar tidak terjadi kecelakaan
Pekerja memahami hak dan kewajibannya, khususnya dalam peraturan terkait dengan keselamatan dan kesehatan kerja.
Pekerja mengetahui bagaimana bertindak dalam keadaan darurat seperti kebakaran, gempa, kecelakaan, dan sebagainya
Pekerja mampu berpartisipasi untuk membuat tempat kerjanya terasa lebih aman
Pekerja mampu melakukan upaya untuk melindungi dan menghindarkan keluarganya dari penyakit yang mungkin dapat tertular dari tempat kerja.
Pekerja dapat tetap memiliki penghasilan
Pekerja mampu berkontribusi terhadap perekonomian keluarganya
2. Manfaat K3 bagi Perusahaan
Perusahaan melindungi pekerja dan fasilitas produksi dari kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja.
Perusahaan dapat mengurangi tingginya biaya atau tagihan asuransi
Perusahaan disebut patuh terhadap regulasi yang berlaku terkait dengan keselamatan dan kesehatan kerja sehingga mendapat citra yang positif di mata masyarakat.
Perusahaan memperoleh berbagai penghargaan terkait keselamatan dan kesehatan kerja.
Perusahaan dapat melanjutkan bisnis dan melindungi nilai saham dari dampak yang ditimbulkan akibat kecelakaan ataupun penyakit akibat kerja.
Perusahaan memperoleh kontrak kerja yang baik dengan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja
3. Manfaat K3 bagi Masyarakat
Masyarakat dapat terlindungi dari kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja yang diakibatkan oleh operasional perusahaan
Masyarakat memperoleh ilmu terkait penerapan keselamatan di rumah
Masyarakat dapat memastikan anggota keluarganya dapat kembali pulang dari tempat kerja dengan kondisi selamat
Masyarakat dapat memastikan pergerakan perekonomian keluarga dapat terus berjalan.
Contoh penerapan dalam K3 di lingkungan kerja meliputi penyediaan alat perlindungan diri, pemberian pelatihan dan pemahaman keselamatan kerja, serta menetapkan prosedur kerja yang aman.
Tak hanya itu, penerapan K3 juga dilakukan dengan adanya perawatan mesin yang digunakan untuk bekerja serta adanya jam kerja yang manusiawi.
Baca juga: Pengertian K3, Tujuan, dan Ruang Lingkupnya
Sederet manfaat K3 dan contoh penerapannya dalam lingkungan kerja dapat diketahui bagi tenaga kerja, perusahaan, dan masyarakat sekitar. Semoga bermanfaat. (DAP)
