Manfaat Menyusui bagi Ibu dari Sisi Kesehatan dan Psikologis

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Anda tentu sudah mengetahui manfaat air susu ibu bagi bayi. Salah satu manfaat air susu ibu bagi bayi adalah sebagai sumber nutrisi untuk kebutuhan pertumbuhan dan perkembangannya. Ternyata, menyusui juga punya manfaat yang sangat baik untuk ibu. Berikut penjelasannya untuk Anda.
Manfaat Menyusui Bagi Kesehatan Ibu
Menyusui adalah kegiatan yang sangat dianjurkan oleh pakar kesehatan untuk para ibu yang baru saja melahirkan. Hal ini dikarenakan manfaat menyusui yang sangat baik bagi kesehatan ibu.
Menyusui Bisa Mengurangi Risiko Kanker Payudara
Sebuah jurnal berjudul “Breastfeeding and Reduced Risk of Breast Cancer in Women: A Review of Scientific Evidence” yang ditulis oleh González-Jiménez mengatakan bahwa secara statistic, menyusui selama enam bulan dapat mengurangi risiko kanker payudara bagi para perempuan muda (2018: 55). Menyusui secara rutin selama enam bulan usia bayi atau ASI Eksklusif mampu mengurangi pembengkakkan payudara. Jadi, menyusui adalah anugerah yang dimiliki kaum perempuan dan berguna bagi kesehatan dirinya.
Mambantu Menurunkan Berat Badan Pasca Melahirkan
Banyak ibu yang mengalami kenaikan berat badan saat masa kehamilan. Namun, tak perlu khawatir sebab menyusui menjadi cara alami untuk menurunkan berat badan pasca melahirkan. Dilansir dari My.clevelandclinic.org, kegiatan seorang ibu memerlukan 500 kalori untuk memproduksi ASI dan hal ini mampu membantu proses penurunan berat badan setelah melahirkan.
Merangsang Rahim untuk Kembali ke Ukuran Normal
Menyusui juga memiliki manfaat untuk membantu rahim berkontraksi. Maksud dari kontraksi rahim ini adalah upaya Rahim untuk kembali ke ukuran normal setelah mengandung selama 9 bulan.
Manfaat Menyusui Bagi Ibu Secara Psikologis
Selain memiliki manfaat untuk kesehatan fisik seorang ibu, menyusui pun memiliki manfaat yang baik untuk psikologis ibu. Proses menyusui mampu memicu rasa puas, gembira, dan senang bagi ibu. Hal ini dikarenakan adanya pelepasan hormon prolaktin dan hormon oksitosin. Hormon prolaktin ini mampu menghasilkan sensasi damai dan fokus kepada anak. Sedangkan hormon oksitosin mampu meningkatkan rasa cinta antara ibu dan anak.
Jadi, apa masih ada alasan untuk tidak menyusui? Selamat menyusui dan mengasihi buah hati, ya! (AA)
