Memahami Dinul Islam yang Diajarkan oleh Para Nabi dan Rasul

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap orang yang baru mendengar suatu istilah tentu akan bertanya-tanya tentang pengertian istilah tersebut, contohnya dinul Islam. Secara singkat, pengertian dinul Islam adalah agama Islam.
Dinul dalam istilah dinul Islam berasal dari kata dalam bahasa Arab, yakni دين. Kata tersebut kemudian bertemu dengan huruf alif lam (ال) sehingga cara membacanya adalah دين الاسلم (dinul Islam).
Pengertian Dinul Islam
Dinul Islam merupakan suatu Istilah dalam bahasa Arab. Jika istilah tersebut diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, maka arti dinul Islam adalah agama Islam.
Pengertian tersebut bermula dari kata din (دين) dalam bahasa Arab yang bertemu dengan huruf alif lam (ال) sehingga cara membacanya menjadi dinul Islam (دين الاسلم). Istilah dinul Islam itu sendiri memiliki sejumlah pengertian.
Dikutip dari buku Urgensi Agama dalam Membina Keluarga Harmonis, Badrudin (2020: 27), pengertian dinul Islam menurut istilah, yaitu
Dengan Din, diturunkan peraturan dan hukum atau undang-undang Allah kepada manusia.
Dengan Din, manusia wajib mematuhi dan menaati undang-undang atau hukum Allah Swt.
Dengan Din, manusia membiasakan dirinya dalam keadaan suci bersih karena mematuhi hukum-hukum Allah Swt.
Dengan Din, manusia akan mengetahui bahwa semua perbuatannya akan mendapat pembalasan yang setimpal dan sesuai dengan ketentuan pelanggarannya itu.
Berdasarkan penjelasan tersebut, diketahui bahwa dinul Islam merupakan agama Islam. Oleh karena itu, tidak heran jika istilah dinul Islam kerap muncul dalam pembahasan seputar ajaran agama Islam.
Pentingnya Menerapkan Ajaran Islam yang Diajarkan Nabi dan Rasul
Umat muslim di masa lalu, masa kini, dan masa mendatang dapat mengetahui adanya ajaran Islam karena Allah Swt. mengutus nabi dan rasul. Nabi dan rasul memberikan contoh berperilaku, cara beribadah, serta pemahaman agama dari Allah Swt.
Dikutip dari buku Cara Smart Selesaikan Semua Soal PAI dalam Hitungan Detik! SD Kelas IV, V, dan VI, Mas’ud (2013: 69), nabi adalah manusia (laki-laki) biasa yang menerima wahyu dari Allah Swt. untuk dirinya sendiri dan tidak wajib disampaikan kepada orang lain.
Rasul adalah manusia (laki-laki) biasa yang menerima wahyu dari Allah Swt. untuk dirinya sendiri dan diwajibkan untuk menyampaikan kepada orang lain atau umatnya. Jadi, baik nabi maupun rasul, keduanya sama-sama menerima wahyu dari Allah Swt.
Setiap pemeluk Islam sudah sepatutnya untuk menerapkan ajaran agama yang diajarkan oleh para nabi dan rasul. Salah satu contoh adalah bersikap jujur yang penting untuk menghindari perilaku dusta yang merugikan diri sendiri dan orang lain.
Selain itu, menerapkan ajaran Islam juga mempunyai beberapa urgensi bagi kehidupan manusia, antara lain:
Wujud keyakinan seorang hamba terhadap pencipta-Nya, yakni Allah Swt.
Wujud keyakinan seorang hamba tentang ajaran para nabi dan rasul yang bersumber dari Allah Swt.
Pelindung kehidupan karena ajaran agama selalu membawa manusia menuju hal-hal yang baik.
Bekal untuk kehidupan selanjutnya, yakni akhirat.
Baca juga: Arti Bersyukur dalam Islam dan Dampak Positif yang Bisa Dirasakan
Demikian menjadi jelas bahwa dinul Islam adalah agama Islam. Agama tersebut berasal dari Allah Swt. Kemudian, Allah Swt. mengutus para nabi dan rasul untuk mengajarkan ajaran Islam. Wallahu a’lam bish-shawab. (AA)
