Konten dari Pengguna

Memahami Konsep Hijab Hirman dan Golongannya

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hijab hirman dalam ilmu waris. Foto: unsplash.com/@federicorespini
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hijab hirman dalam ilmu waris. Foto: unsplash.com/@federicorespini

Islam adalah agama yang sempurna. Terbukti dengan berbagai aturan yang dijelaskan secara terperinci. Misalnya dalam ilmu waris. Salah satu istilah pembagian ahli waris adalah hijab hirman. Hijab hirman adalah penghapusan seluruh bagian warisan. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut.

Konsep Hijab Hirman

Kata hijab tidak hanya berupa kain yang menutupi aurat perempuan pada bagian kepala, namun juga digunakan dalam ilmu waris.

Dikutip dari buku Hukum Waris Islam karya Dr. Iman Jauhari, S.H., M.Hum. DKK (2021:18), hijab artinya dinding yang menjadi penghalang kepada sesuatu. Secara istilah sendiri hijab adalah dinding yang menjadi penghalang untuk mendapatkan warisan (pusaka) bagi seorang ahli waris.

Secara umum, hijab dalam ilmu waris dibagi menjadi dua, yaitu hijab nuqsan dan hijab hirman.

Di dalam buku Fiqh karya Hasbiyallah dan Wildan Insan Fauzi (2008:87), hijab hirman merupakan terhalanginnya seorang ahli waris dalam memperoleh seluruh atau sebagian lantaran terwujudnya ahli waris yang lain. Singkatnya, hijab hirman adalah hilangnya warisan secara keseluruhanyang didapat akibat adanya ahli waris yang lebih dekat hubungannnya dengan orang yang telah meninggal

Ilustrasi hijab waris. Foto: unsplash.com/@jomarcha

Golongan Hijab Hirman

  1. Kakek terhalang oleh ayah

  2. Nenek terhalang oleh ibu

  3. Cucu laki-laki terhalang oleh anak laki-laki

  4. Cucu perempuan terhalang oleh anak laki-laki dan dua anak perempuan

  5. Saudara kandung terhalang oleh anak laki-laki, cucu laki-laki, dan ayah,

  6. Saudara seayah terhalang oleh anak laki-laki, cucu laki-laki, ayah, saudara sekandung laki-laki, saudara sekandung perempuan bersama anal/cucu perempuan

  7. Saudara seibu terhalang oleh anak laki dan anak perempuan, cucu laki-laki dan anak perempuan, ayah dan kakek

  8. Anak laki-laki saudara seayah terhalang oleh anak atau cucu laki-laki, ayah atau kakek, saudara laki-laki sekandung atau seayah, anak laki-laki saudara laki-laki sekandung, saudara perempuan sekandung atau seayah

  9. Paman sekandung terhalang oleh anak atau cucu laki-laki, ayah atau kakek, sudara laki-laki sekandung atau seaayah, anak laki-laki saudara laki-laki sekandung atau seayah dan saudara perempuan sekandung atau seayah

  10. Paman seayah terhalang oleh anak atau cucu laki-laki, ayah atau kakek, saudara laki-laki sekandung atau seayah, anak laki-laki saudara sekandung atau seayah, saudara perempuan sekandung atau seayah

  11. Anak laki-laki paman sekandung terhalang oleh anak atau cucu laki-laki, ayah atau kakek, saudara laki-laki sekandung atau seayah, anak laki-laki dari saudara laki-laki sekandung atau seayah, saudara perempuan sekandung atau seayah

  12. Anak laki-laki paman seayah terhalang oleh anak atau cucu laki-laki, ayah atau kakek, saudara laki-laki sekandung atau seayah, anak laki-laki dari saudara laki-laki sekandung atau seayah, saudara perempuan sekadung atau seayah

Itulah penjelasan konsep dan golongan orang yang termasuk dalam hijab hirman. Semoga informasi di atas bermanfaat. (MZM)