Memahami Pengertian, Contoh, serta Manfaat dari Tafakkur

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Istilah tafakkur artinya merenungkan. Arti tersebut mengacu pada pengertian tafakur dalam bahasa Indonesia. Hal ini disebabkan tafakkur merupakan penulisan yang tidak baku dari kata tafakur.
Walaupun mempunyai penulisan kata yang berbeda antara tafakkur dan tafakur secara umum, maksud dari kata tafakur memang merujuk pada sikap merenungkan. Sikap merenungkan itu umumnya memiliki tujuan untuk memperoleh hikmah.
Pengertian dan Contoh Tafakkur
Tafakkur artinya renungan atau perenungan. Hal itu mengacu pada arti tafakur, yakni penulisan baku dari tafakkur. Dikutip dari buku Cinta, Syukur, dan Tafakur, Suryandari (2018: 13), tafakur artinya berpikir dan merenungkan untuk kemudian mengambil hikmah.
Tafakur merupakan salah satu kegiatan penting dalam ajaran Islam. Masih mengutip dari buku yang sama, Suryandari (2018: 13), tafakur dalam Islam akan meningkatkan tauhid, keyakinan dan kepercayaan kepada Allah berdasarkan akal, pikiran, dan hati.
Tafakur memiliki banyak bentuk. Beberapa contoh tafakur, yaitu:
Merenungkan kekuasaan Allah Swt. dengan mengucap Syukur atas segala ciptaan-Nya.
Merenungkan nikmat-nikmat yang telah Allah Swt. berikan kepada diri sendiri, orang sekitar, dan alam sekitar.
Merenungkan kekurangan diri sendiri sebagai hamba Allah Swt. yang belum menjalankan perintah-Nya.
Selain contoh di atas, manusia dapat melakukan berbagai kegiatan tafakur yang membantunya untuk selalu ingat kepada Allah Swt. Jika dilakukan karena Allah Swt. kegiatan tafakur dapat memiliki manfaat yang baik bagi manusia.
Manfaat Tafakur bagi Seorang Muslim
Setelah memahami arti istilah tafakkur, penulisan baku, dan contohnya, sekarang adalah saat untuk mengetahui manfaat tafakur. Beberapa manfaat tafakur bagi seorang muslim, yaitu:
Mengingat kekuasaan Allah Swt. beserta karunia-Nya.
Mengetahui bahwa diri sebagai hamba belum melaksanakan perintah Allah Swt. dengan baik.
Mengetahui bahwa diri sebagai hamba belum menjauhi larangan Allah Swt. dengan baik.
Memahami pentingnya mengingat Allah Swt.
Lebih mempersiapkan diri untuk kehidupan di akhirat.
Lebih bersemangat untuk melengkapi pengetahuan seputar agama Islam.
Dikutip dari buku Membuka Tabir Pintu Langit, Sanyoto (2008: 358), tafakur akan menyelamatkan diri manusia dari kesesatan dunia sekaligus menanamkan kesadaran ketuhanan dalam kehidupan sehari-hari. Wallahu a’lam bish-shawab.
Baca juga: Penjelasan Mengapa Manusia Harus Bertawakal beserta Dalil yang Membahasnya
Demikian dapat dipahami bahwa tafakkur artinya renungan atau perenungan. Guna mengetahui cara bertafakur, seorang muslim perlu belajar bersama guru agama Islam. Tujuannya, agar terhindar dari kesesatan akibat belajar agama sendirian. (AA)
