Mengapa Kita Harus Memiliki Sikap Empati Kepada Sesama Manusia?

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Empati merupakan sikap baik yang ada dalam diri manusia. Dengan memiliki rasa empati dapat membantu seseorang dalam menjalin hubungan sosial. Selain itu, sifat empati juga membantu dalam memposisikan diri di posisi orang lain. Meskipun setiap orang memiliki rasa empati, namun tingkat empat satu orang dengan orang lain bisa berbeda. Ada orang yang sangat mudah berempati dan ada juga orang yang sulit melakukan tersebut. Lantas mengapa kita harus memiliki sikap empati kepada sesama manusia?
Mengapa Kita Harus Memiliki Sikap Empati Kepada Sesama Manusia?
Empati berasal dari kata empatheia yang memiliki arti merasakan. Sehingga empati dapat dikatakan sebagai kemampuan agar bisa mengerti ataupun memahami apa yang orang lain rasakan.
Dikutip dari buku Psikologi Konseling Perkembangan dan Penerapan Konseling dalam Psikologi karya Nurul Hartini dan Atika Dian Ariana (2016:32), jenis empati yang dimiliki manusia di antaranya:
Emotional emphaty, yaitu kemampuan merasakan secara emosional kondisi orang Iain. Misalnya: menjadi sedih karena penderitaan orang lain.
Role-taking emphaty, yaitu kemampuan memahami keadaan, kerangka berpikir atau sudut pandang orang lain.
Keterampilan komunikasi, yaitu kemampuan mengkomunikasikan sekumpulan perasaan (emotional emphaty) dan pemahaman (role-taking emphaty) dari proses interaksi yang terjadi secara tepat.
Lalu kenapa kita harus memiliki sikap empati kepada sesama manusia?
1. Manusia adalah Makhluk Sosial
Pada dasarnya, manusia adalah makhluk sosial yang bergantung kepada orang lain dan tidak bisa hidup sendiri. Sebagai makhluk sosial, manusia haruslah saling bahu-membahu dalam membantu orang yang membutuhkan. Sebab, jika manusia tertimpa musibah, bantuan dari orang lain dapat meringankan beban yang dimiliki, baik dalam bentuk moril maupun materiil.
2. Membangun Hubungan Sosial
Rasa empati dibutuhkan untuk membangun hubungan sosial dengan orang lain. Dengan empati, manusia mampu memahami apa yang dirasakan dan dipikirkan orang lain. Seseorang juga akan terlatih untuk memberikan respon secara tepat kepada orang yang membutuhkan dalam berbagai situasi dan konsisi.
3. Mengatur Emosi
Dengan empati, seseorang akan belajar mengendalikan emosi. Merasakan penderitaan orang lain membuatnya sadar bahwa ia harus banyak bersyukur dan tidak mudah marah, kesal, hingga bunuh diri.
4. Perilaku Tolong Menolong
Berempatinya seseorang akan membayangkan bagaimana rasanya jika dia berada di posisinya. Hal ini menimbulkan rasa ingin menolong dengan memberi bantuan sesuai yang ia mampu.
Semoga dengan informasi di atas dapat menambah rasa empati kita kepada orang-orang yang membutuhkan yang ada di sekitar kita. (MZM)
