Mengapa Menuntut Ilmu Hendaknya dengan Niat? Ini Penjelasannya
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ajaran Islam sebagian besar ibadah harus diawali dengan bacaan niat. Simak anjuran menuntut ilmu hendaknya dengan niat mencari ridha Allah yang lazim diajarkan dalam agama Islam.
Sesungguhnya amalan itu bergantung pada niat. Seperti sabda Rasulullah saw berikut ini,
"Semua perbuatan tergantung niatnya, dan (balasan) bagi tiap-tiap orang (tergantung) apa yang diniatkan; barangsiapa niat hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya adalah kepada Allah dan Rasul-Nya" (HR. Bukhari).
Menuntut ilmu adalah kewajiban tiap muslim, baik ilmu agama untuk keselamatan akhirat, maupun ilmu dunia bagi kesejahteraan hidup. Berkat kemudahan dalam hal teknologi, kini menuntut ilmu bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja.
Salah satu dalil dalam menuntut ilmu terdapat pada ayat Al Quran berikut ini,
“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, Berdirilah kamu, maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan” (QS. Al-Mujadalah: 11).
Baca juga: Arti Innamal A'malu Binniyat, Hadist tentang Betapa Pentingnya Niat
Dalam Islam, Menuntut Ilmu Hendaknya dengan Niat Mencari Ridha Allah
Diambil dari buku Tafsir Pendidikan : Konsep Pendidikan Berbasis Al Quran (Hal.143),
"Seorang ulama berkata, kami pernah menuntut ilmu dengan tujuan bukan karena Allah sehingga guru menolak. Kecuali jika kami menuntut ilmu karena Allah. Kata-kata itu hendaknya diartikan bahwa pada akhirnya, niat menuntut ilmu harus karena Allah".
Niat karena Allah SWT menjadi salah satu dari tiga perkara yang menjadi landasan dalam menuntut ilmu. Antara lain,
Niat beribadah kepada Allah SWT. Dalam menuntut ilmu hendaknya dengan niat mencari ridha Allah semata. Hal ini karena Allah menjanjikan keutamaan bagi mereka yang gemar menuntut ilmu.
Berniat mengajarkan orang lain. Menuntut ilmu harus didasari dengan tujuan menghilangkan ketidaktahuan diri sendiri dan orang lain. Oleh karena itu kita dilarang untuk bersikap pelit ilmu terhadap sesama.
Istiqomah dalam menuntut ilmu. Bersikap sabar dengan keyakinan bahwa dibutuhkan proses dalam menuntut ilmu.
Dengan pengertian iman mengapa menuntut ilmu hendaknya dengan niat semata mencari ridha Allah, maka langkah kita menjadi berkah dan dimudahkan.(DK)

