Mengapa Seni Budaya adalah Harta yang Tak Ternilai? Begini Penjelasannya

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap daerah memiliki seni dan budaya yang menjadi identitas dari suatu daerah. Indonesia dikaruniai seni budaya yang begitu melimpah dan harus dijaga oleh masyarakatnya. Pengertian mengapa seni budaya adalah harta yang tak ternilai perlu diketahui oleh setiap orang agar dapat lebih menghargai kesenian dan kebudayaan milik sendiri maupun milik orang lain.
Mengutip buku Bunga Rampai Kajian Seni Budaya Ragam Perspektif (2021), seni adalah segala sesuatu yang mengandung keindahan dan kebagusan. Seni diciptakan untuk mengekspresikan perasaan manusia seperti rasa sedih, bahagia, kecewa, marah, dan sebagainya.
Seni Budaya di Masyarakat
Setiap suku bangsa dapat menciptakan atau menghasilkan seni. Hanya saja, penilaian tentang indah atau bagus pada setiap individu atau bangsa umumnya bersifat relatif. Dengan begitu, setiap suku bangsa memiliki kesempatan untuk menciptakan karya seni yang berbeda-beda sesuai dengan definisi keindahannya masing-masing.
Karya seni juga termasuk bagian dari kebudayaan suatu daerah. Oleh karena itu, seni budaya sering digabungkan menjadi satu istilah yang memiliki hubungan erat.
Seni Budaya adalah Harta yang Tak Ternilai
Bagi sebagian orang, mendefinisikan pengertian mengapa seni budaya adalah harta yang tak ternilai adalah hal yang sulit untuk dilakukan. Sebab, seni budaya berkaitan dengan ragam cipta dan karsa manusia yang hanya dapat dimengerti oleh pencipta seni.
Seni budaya adalah harta yang tidak ternilai harganya karena objek tersebut lahir dari kreativitas dan gagasan dari seniman atau budayawan.
Kreatifitas dan gagasan dari setiap orang tentu berbeda, sehingga menghasilkan karya yang unik dan belum dimiliki oleh orang lain lain. Jadi, dapat dikatakan bahwa seni budaya adalah suatu karya yang tidak ternilai karena lahir dari pikiran dan perasaan seniman tersebut.
Karya seni memang dapat dinikmati dengan uang. Namun, memberi penilaian pada suatu karya seni adalah keputusan dari seniman yang membuatnya. Senimanlah yang berhak menentukan apakah hasil karyanya boleh dinilai atau dihargai oleh orang lain. Sebab, bagi seorang seniman, hasil karyanya adalah harta yang berharga dan tidak ternilai.
(DLA)
