Mengenal 3 Jenis Siklus Air, Ini Penjelasannya!

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Siklus air atau yang biasa dikenal dengan siklus hidrologi merupakan suatu pergerakan air secara terus menerus. Air merupakan sumber kehidupan seluruh makhluk hidup di bumi. Seperti bumi yang selalu bergerak, air juga setiap harinya selalu bergerak. Air setiap harinya berubah wujud dari air, uap, es. Pergerakan air terjadi secara cepat dan sudah berlangsung sejak jutaan tahun yang lalu.
Siklus hidrologi tidak memiliki titik awal. Namun untuk mempermudah penjelasan, biasanya siklus ini dimulai dari lautan, sungai, ataupun danau. Secara singkat, siklus hidrologi dimulai dari air yang menguap dan menjadi awan. Air yang telah menjadi awan tersebut akan turun kembali ke bumi melalui hujan. Hujan menurut Mardiansyah dalam Jurnal Penelitian Sains adalah salah satu bentuk presipitasi uap air yang berasal dari awan yang terdapat di atmosfir (2005:36). Lalu apa saja jenis siklus air? Yuk simak penbahasannya di bawah ini ya!
Tiga Jenis Siklus Air di Bumi
Siklus hidrologi yang terjadi di bumi terbagi menjadi 3, yakni siklus hidrologi pendek, sedang, dan panjang. Berikut penjelasan singkatnya.
Siklus Hidrologi Pendek Sesuai dengan namanya, siklus hidrologi memiliki proses yang paling singkat. Proses ini terjadi saat air laut mengalami penguapan atau yang kita kenal dengan evaporasi. Uap air yang telah menguap akan mengalami kondensasi. Kemudian uap air tersebut berubah menjadi awan. Setelah terbentuk menjadi awan, maka akan terjadi presipitasi atau hujan.
Siklus Hidrologi Sedang Berbeda dengan siklus hidrologi sedang, siklus ini tidak terjadi di laut maupun sungai atau danau. Siklus ini terjadi di daratan. Proses terjadinya siklus hidrologi dimulai dari air yang terevaporasi, terkondensasi, dan presipitasi atau hujan. Hujan pada siklus ini turun di daratan karena proses adveksi. Adveksi merupakan bergeraknya awan ke tempat lain karena hembusan angin. Setelah melalui proses adveksi, air bergerak dari tempat yang tinggi menuju ke tempat yang lebih rendah. Proses ini dinamakan run off. Namun perlu diketahui, air yang telah turun ke bumi bisa mengalami infiltrasi atau meresap ke dalam pori-pori tanah.
Siklus Hidrologi Panjang Siklus yang satu ini berbeda dengan siklus yang lain. Pada siklus hidrologi panjang, air yang turun ke bumi berbentuk es. Hal ini dapat terjadi karena awan yang berada di atmosfer bergerak ke tempat yang lebih tinggi dan dingin.
Itulah penjelasan mengenai jenis siklus air atau siklus hidrologi. Ternyata hujan yang selama ini kita tahu mengalami proses yang cukup panjang ya guys. Semoga informasi tadi menambah wawasan kalian ya!
(RYFA)
