Mengenal Apa Itu ISK pada Bayi Lengkap dengan Cara Mengatasinya

ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ISK dikenal sebagai salah satu gangguan yang dapat terjadi pada anak, khususnya pada bayi. Apa itu ISK pada bayi? Para orangtua atapun calon orangtua tentu perlu mewaspadai akan gangguan kesehatan pada bayi tersebut. Untuk mengetahuinya secara lengkap, mari kita simak pemaparannya dalam artikel berikut ini.
Mengenal Apa Itu ISK pada Bayi dan Cara Mengobatinya dengan Aman
Sebagai orang tua, kita tentu perlu berhati-hati dengan berbagai macam risiko penyakit dan infeksi yang dapat dialami oleh buah hati. Maka dari itu, penting bagi kita untuk mengetahui apa saja penyakit dan infeksi yang banyak menyerang anak-anak. Salah satu infeksi yang mungkin terjadi pada anak adalah ISK. apa itu ISK pada bayi?
ISK yang merupakan singkatan dari Infeksi Saluran Kemih ini dikenal sebagai infeksi yang memiliki risiko tinggi untuk dialami oleh bayi. Lebih lengkap, pemaparan mengenai ISK pada bayi dan anak dijelaskan dalam buku berjudul Buku Pintar Mengasuh Batita yang ditulis oleh Dr. Suririnah (2013: 304).
Dalam buku tersebut memaparkan bahwa ISK atau Infeksi Saluran Kemih adalah infeksi pada sistem kemih, biasanya disebabkan oleh bakteri. Infeksi ini dapat terjadi dari bakteri yang masuk melalui kulit di sekitar kelamin atau anus, atau dapat juga melalui aliran darah. Infeksi ini dapat diobati dengan mudah, namun pengobatan yang terlambat dapat menyebabkan komplikasi yang serius.
Lebih lanjut, dalam buku tersebut juga menjelaskan bahwa komplikasi dapat timbul bila urin dari kandung kemih masuk kembali ke arah ginjal yang menimbulkan kerusakan ginjal atau gagal ginjal. Pada bayi baru lahir, baik perempuan maupun laki-laki, mempunyai risiko terkena infeksi saluran kencing yang sama besarnya.
Namun rupanya anak perempuan memiliki risiko lebih besar untuk terkena infeksi ini saat usianya cukup besar. Gejala umum infeksi saluran kencing pada bayi biasanya kegelisahan si Kecil disertai demam tinggi. Karena tidak adanya gejala spesifik banyak kasus ISK pada bayi yang luput dari pendeteksian dini sehingga sering menimbulkan komplikasi.
Untuk mengatasi ISK pada bayi usia di bawah 3 bulan, biasanya dokter akan memberikan antibiotik khusus melalui infus. Sedangkan jika bayi yang menderita ISK berusia lebih dari 3 bulan, dokter akan merekomendasikan pemberian antibiotik secara langsung. Pemberian antibiotik ini akan berlangsung sekitar 7 hingga 14 hari. Hal ini bergantung pada seberapa cepat infeksi teratasi.
Infeksi saluran kemih (ISK) terjadi ketika bakteri masuk ke saluran kemih melalui uretra, masuk ke urine, kemudian tumbuh di kandung kemih. Anak-anak yang memiliki kelainan pada struktur ginjal atau saluran kemihnya lebih mungkin terkena ISK.
Umumnya dokter akan memberikan antibiotik dengan branding tertentu. Pemberian antibiotik ini disesuaikan dengan saran dokter yang menangani kasus ISK pada bayi.
Itu dia penjelasan lengkap mengenai apa itu ISK pada bayi lengkap dengan cara mengatasinya. Jaga terus kebersihan si Kecil untuk meminimalisir risiko terjadinya infeksi pada bayi dan anak. (DAP)
