Mengenal Ciri-ciri Ikan Lele beserta Habitat dan Cara Budidayanya Lengkap

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ikan Lele atau Clarias sp. adalah ikan yang umum kita temui di pasar, dengan ciri-ciri ikan lele yang khas. Habitat dan budidaya ikan lele pun dilakukan dengan cara yang khusus.
Mungkin kita mengenal ciri-ciri ikan lele yang paling utama adalah kumisnya. Tidak heran jika jenis lele lokal diberi julukan catfish. Karena kumisnya yang memang panjang seperti kumis kucing.
Ciri-ciri Ikan Lele
Ciri-ciri ikan lele, antara lain:
Kepala pipih
Tubuh bulat memanjang
Tekstur kulitnya licin, berlendir dan tidak bersisik
Mulutnya lebar dan 4 pasang kumis di sekitar mulutnya.
Memiliki 2 macam sirip, yaitu sirip tunggal dan sirip berpasangan.
Pergerakan ikan lele yang lebih lambat ini disebabkan oleh tidak adanya perbandingan antara sirip ekor bagian atas dengan sirip ekor bagian bawah.
Sirip berpasangan pada bagian perut dan dada.
Memiliki patil pada sirip pektoralnya yang berfungsi sebagai alat perlindungan diri. Patil juga berfungsi sebagai alat untuk begerak di daerah yang kekurangan air untuk beberapa saat.
Ikan karnivor
Termasuk ikan nokturnal yang mulai beraktivitas di malam hari
Ikan lele diklasifikasikan sebagai hewan bertulang belakang (vertebrata) dari kelas Pisces, ordo Ostariophysi, famili Clariidae. Lele memiliki nama lokal yang beragam, seperti keli/keling (Sulawesi), pintat (Kalimantan), dan kalang (Sumatra).
Habitat Ikan Lele
Habitat asli ikan lele аdаlаh dі air tawar, seperti sungai, tambak, kolam terpal, empang, rawa, sawah dan lain-lainnya. Ikan lele tersebar hampir di seluruh belahan dunia kecuali Alaska dan Antartika. Ikan lele termasuk ke dalam 5 besar kelompok ikan yang populer di Amerika.
Budidaya Ikan Lele
Melansir dari situs Dinas Perikanan, disebutkan bahwa produksi lele nasional berada dalam tren kenaikan selama 6 tahun terakhir dengan rata-rata pertumbuhan 38% per tahun.
Lele dikembangbiakkan dengan cara budidaya di kolam. Para pembudidayanya perlu menyiapkan kolam khusus dengan sistem perairan yang baik dan tentunya bibit unggul dari benih lele.
Ikan lele memerlukan pengolahan yang sangat baik agar kandungan bahan berbahaya dalam ikan lele dapat dihilangkan. Bahan berbahaya yang mungkin terkandung di dalam ikan lele adalah bakteri, seperti Salmonella, Escherichia coli, dan Shigella. (DNR)
