Konten dari Pengguna

Mengenal Ibadah Tawaf yang Dilakukan Pada Saat Tiba di Mekkah

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jamaah haji malaksanakan tawaf. Foto: unsplash.com/hydngallery
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jamaah haji malaksanakan tawaf. Foto: unsplash.com/hydngallery

Melaksanakan ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dijalankan umat Islam yang mampu. Ketika melaksanakan ibadah haji, seseorang diwajibkan untuk melaksanakan tawaf. Tawaf sendiri terdiri dari berbagai macam. Misalnya ibadah tawaf yang dilakukan pada saat tiba di Mekkah adalah qudum.

Apa itu tawaf qudum? Simak penjelasan singkatnya pada artikel beriku.

Mengenal Ibadah Tawaf yang Dilakukan Pada Saat Tiba di Mekkah

Sebelum ke pembahasan tawaf yang dilakukan pada saat tiba di Mekkah, kita perlu mengetahui yang dimaksud dengan tawaf.

Dikutip dari buku Ensiklopedia Fikih Indonesia: Haji & Umrah karya Ahmad Sarwat, Lc, M.A (2019:90), dalam agama Islam, tawaf memiliki arti ibadah pembuka ketika hendak beribadah di Masjidil Haram. Sehingga ibadah tawaf merupakan gerakan ibadah haji dengan cara mengitari Kakbah yang dimulai dari Hajar Aswad dan diakhiri di Hajar Aswad yang dilakukan sebanyak tujuh putaran dengan menjadikan bagian kanan tubuh menghadap ke arah Kakbah.

Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Hajj ayat 29 yang artinya,

... dan hendaklah mereka melakukan melakukan thawaf sekeliling rumah yang tua itu (Baitullah).” (QS. Al-Hajj: 29)

Untuk melaksanakan ibadah tawaf, umat Islam perlu mengetahui syarat wajibnya, di antaranya:

  • Suci dari hadas.

  • Suci dari najis pada badan dan pakaian.

  • Menutup aurat.

  • Dimulai dari tempat yang sejajar dengan Hajar Aswad yang ada disalah satu sudut Kakbah. Apabila seseorang memulai tawafnya pada sudut Kaabah yang tidak sejajar dengannya, maka putaran itu tidak dihitung hingga sampai pada sudut Hajar Aswad untuk dihitung sebagai awal tawaf.

  • Mengirikan Kakbah dan berjalan ke depan.

  • Dilakukan di dalam Masjidil Haram tetapi di luar bahagian Kakbah yaitu di luar Hijir Ismail dan Syazarwan.

  • Dilakukan tujuh putaran dengan yakin.

Selain mengetahui syarat wajib tawaf, umat Islam juga perlu mengetahui sunnah tawaf, yakni:

  • Bertawaf dengan berjalan kaki.

  • Memendekkan langkah.

  • Berjalan cepat dengan berlari anak.

  • Istilam kepada Hajar Aswad saat awal tawaf sambil mengucapkan "Allahu Akbar".

  • Beristilam dengan tangan kanan.

  • Mencium Hajar Aswad dan meletakkan dahi ke atasnya.

  • Beristilam di rukun Yamani.

  • Berittibak.

  • Shalat sunah dua rakaat setelah tawaf di belakang Maqam Ibrahim.

  • Bertawaf berdekatan dengan Kakbah (untuk memudahkan istilam).

Istilam

  • Mencium Hajar Aswad atau menyentuhnya dengan tangan.

  • Jika tidak mampu, memadai dengan isyarat atau melambai dengan tangan.

  • Lebih baik dilakukan setiap putaran jika mampu.

Ittibak

  • Meletakkan pertengahan kain selendang/ihram di bawah ketiak kanan dan kedua ujungnya di atas kiri dengan menjadikan bahu kanan terbuka bagi kaum pria.

Ilustrasi umat Islam melaksanakan tawaf qudum. Foto: unsplash.com/adliwahid

Dalam agama Islam, terdapat tiga macam tawaf yang disyariatkan dalam ibadah haji, salah satunya tawaf qudum.

Dikutip dari buku Fiqih Ibadah karya Dr. H. Ma'sum Anshori, MA (2021:177-178), tawaf qudum merupakan tawaf selamat datang ketika baru mencapai Makkah. Tawaf ini merupakan sebuah penghormatan kepada Baitullah.

Bagi jamaah yang melakukan haji iftad atau qiran, hukum tawaf qudum adalah sunnah. Sementara bagi jamaah hadi tamattu tidak dusunnahkan melaksanakan tawaf qudum, sebab tawaf qudumnya sudah termasuk tawaf umrah.

Nah, sekarang sudah mengetahui jawaban tentang ibadah tawaf yang dilakukan pada saat tiba di Mekkah bukan? Semoga membantu. (MZM)