Mengenal Komponen-Komponen Elektronika beserta Fungsinya

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Komponen-komponen elektronika adalah salah satu hal yang perlu diketahui apabila ingin mengenal elektronika lebih dalam. Ada banyak sekali jenis komponen elektronika yang digunakan dalam alat elektronik.
Masing-masing komponen tersebut memiliki fungsi yang berbeda. Salah satu komponen elektronika adalah integrated circuit atau yang juga dikenal dengan singkatan IC. Selain IC, masih ada komponen elektronika lainnya yang juga memiliki fungsi khusus.
Ragam Komponen-Komponen Elektronika beserta Fungsinya
Mengutip buku berjudul Teknologi Dasar Otomotif untuk SMK/MAK Kelas X, Fathun, M.Pd. (2020: 234), komponen elektronika adalah alat berupa benda yang berfungsi sebagai bagian pendukung suatu rangkaian elektronik yang dapat bekerja sesuai dengan kegunaannya.
Ada banyak sekali komponen elektronika yang digunakan secara umum. Berikut ini adalah beberapa jenis komponen-komponen elektronika beserta fungsinya.
1. Dioda
Alat ini berfungsi untuk mengubah arus menjadi satu arah dan menghambat arus listrik dari arah berlawanan sehingga tegangan tetap stabil. Dioda umumnya terbuat dari bahan silikon yang tahan panas, listrik, dan api.
2. Integrated Circuit (IC)
Integrated Circuit atau yang juga dikenal dengan IC merupakan komponen elektronika yang berperan sebagai pusat sistem elektronika. Komponen ini berisi hampir semua sistem seperti kapasitor, resistor, dan transistor. IC termasuk komponen elektronika aktif sehingga tidak dapat bekerja otomatis saat disambungkan dengan rangkaian listrik.
3. Induktor
Komponen elektronika yang dikenal dengan sebutan coil atau kumparan ini berfungsi untuk menyimpan energi magnetik, menghasilkan medan magnetik, mengatur arus dan frekuensi, dan juga deteksi sinyal. Biasanya induktor digunakan pada pesawat radio.
4. Kapasitor
Komponen elektronika satu ini berfungsi untuk menyimpan sementara elektron listrik dan mencegah arus AC serta meneruskan arus DC, sehingga listrik menjadi lebih stabil. Kapasitor dapat digunakan dalam berbagai alat elektronik, salah satunya adalah radio.
5. Relay (Sklar)
Alat elektronika satu ini berfungsi untuk mengatur arus listrik atau menghubungkan dan memutuskan aliran listrik. Relay atau saklar terdiri dari metal konduktor yang menghubungkan dua kabel.
6. Resistor
Merupakan komponen elektronika yang berfungsi untuk menghambat arus dan tegangan. Secara umum resistor dikelompokkan menjadi dua jenis yaitu resistor tetap dan resistor variabel. Resistor menggunakan satuan Ohm untuk pengukurannya.
7. Transistor
Komponen elektronika aktif ini memiliki fungsi yang sangat beragam. Transistor dapat berfungsi sebagai saklar (penghubung dan pemutus hubungan listrik), pencari frekuensi, penguat arus, dan menjaga stabilitas tegangan listrik. Komponen elektronika ini memiliki tiga terminal yaitu base, kolektor, dan emitor.
8. Transformator
Transformator atau yang juga dikenal dengan sebutan trafo adalah komponen elektronika yang berfungsi untuk menurunkan atau menaikkan tegangan listrik yang berimbas pada arus dan daya.
Baca juga: Memahami Proses Produksi pada Industri Manufaktur dan Rekayasa Elektronika
Dengan mengenal apa saja komponen-komponen elektronika beserta fungsinya, pengguna dapat memanfaatkan komponen elektronika sesuai dengan kegunaannya. (DAP)
