Konten dari Pengguna

Mengenal Larutan Non Elektrolit sebagai Materi Pembelajaran Kimia

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi larutan non elektrolit. Sumber: www.freepik.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi larutan non elektrolit. Sumber: www.freepik.com

Ketika belajar kimia, salah satu materi yang diajarkan adalah larutan. Pada dasarnya, larutan dibagi menjadi dua, yakni larutan elektrolit dan larutan non elektrolit. Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan larutan non elektrolit?

Laurutan Non Elektrolit dalam Pelajaran Kimia

Larutan merupakan campuran homogen antara dua zat atau lebih, di mana zat akan melarutkan serta masing-masing zat penyusunnya yang tidak bisa dibedakan secara fisik.

Pada dasarnya, sebuah larutan terdiri dari dua komponen, yaitu zat pelarut dan zat terlarut. Contohnya air gula yang terdiri dari air dan gula. Gula berperan sebagai zat pelarut dan air merupakan zat pelarut.

Sedangkan berdasarkan daya hantar listrik, larutan secara umum dibagi menjadi dua, yakni larutan elektrolit dan larutan non elektrolit.

Dilansir dari Cara Cepat Kuasai Konsep Kimia karya Agus Kamaludin (2010), larutan nonelektrolit adalah larutan yang tidak mengandung arus listrik, ciri-cirinya adalah jika diuji dengan alat penguji elektolit dan tidak muncul gelembung gas. Contoh larutan nonelektrolit adalah C12H22O11 (larutan gula), CO(NH2)2 (urea), maupun C2H5OH (alkohol).

Ilustrasi ion dalam larutan. Sumber: www.freepik.com

Mekanisme larutan menghantarkan listrik menurut teori Arrhenius, larutan dapat menghantarkan listrik karena terdapat ion-ion yang bergerak bebas dalam larutan. Ion-ion tersebut berperan dalam menghantarkan arus listrik melalui larutan.

Adapun ciri-ciri larutan dapat dikatakan non elektrolit adalah:

  1. Larutan non elektrolit memiliki terapan atau derajar ionisasi a= 0. Derajat ionisasi adalah proses fisik mengubah atom atau molekul menjadi ion dengan mendambahkan atau mengurangi partikel muatan. Larutan yang dapat menantarkan ion listrik dengan sempurna memiliki nilai a= 1. Namun larutan non elektronik sama sekali tidak bisa ngantarkan ion listrik, sehingga derajat ionisasi sejumlah 0.

  2. Larutan non elektronik disebut sebagai isolator. Isolator merupakan suatu jenis bahan atau zat yang yang sulit atau tidak bisa menghantarkan panas dengan baik dan juga tidak bisa mengaliri listrik.

  3. Jika dilakukan percobaan pada larutan non elektrolit, lampu indikator tidak menyala dan tidak menghasilkan gelembung gas.

Itulah penjelasan tentang larutan non elektonik yang sebagai larutan yang tidak bisa menghantarkan arus listrik. Semoga informasi di atas bermanfaat. (MZM)