Konten dari Pengguna

Mengenal Manfaat Ecofarming bagi Lingkungan Hidup

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Manfaat Ecofarming bagi Lingkungan Hidup sumber: pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Manfaat Ecofarming bagi Lingkungan Hidup sumber: pixabay.com

Saat ini teknologi pertanian sudah semakin berkembang. Sister pertanian terpadu banyak dibuat untuk memenuhi kebutuhan akan hasil pertanian yang baik dan berkualitas. Sistem pertanian terpadu yang saat ini sedang banyak dikembangkan ialah Ecofarming.

Mengutip dari Buku Membalik arus, menuai kemandirian petani (158:2010), pertanian ecofarming adalah usaha bertani yang ramah lingkungan.

Sistem pertanian yang satu ini, bertumpu pada upaya untuk melindungi dan melestarikan alam dengan memanfaatkan bahan limbah organik sebagai media pertanian yang efektif dan efisien.

Mengenal Manfaat Ecofarming bagi Lingkungan Hidup

Ecofarming adalah pertanian ramah lingkungan. Simak manfaatnya bagi lingkungan hidup dalam ulasan berikut:

1. Dapat mengurangi pencemaran lingkungan

Dalam kegiatan ecofarming, sistem pertanian mengusahakan meminimalisir penggunaan zat kimia atau pestisida. Bahkan diupayakan untuk lebih mengedepankan penggunaan bahan organik daripada zat kimia. Hal ini tentunya dapat mengurangi dampak pencemaran lingkungan.

Contoh dari ecofarming adalah:

  • Limbah perternakan yang digunakan berbahan sebagai pupuk organik

  • Sisa pertanian seperti bonggol jagung dan jerami dimanfaatkan untuk pakan ternak

  • Budidaya ikan dan padi di dalam lahan yang sama

2. Mempertahankan hasil produktivitas panen

Ilustrasi: Manfaat Ecofarming bagi Lingkungan Hidup sumber: pixabay.com

Cara mempertahankan hasil produktivitas panen adalah dengan mengedepankan sistem pertanian berkelanjutan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan dan mempertahankan produktivitas hasil panen dengan memperhatikan pasokan hara dari penggunaan bahan organik.

3. Hasil pertanian dari sistem ecofarming lebih sehat

Petani di Indonesia masih banyak yang menggunakan pestisida dalam mengelola pertaniannya. Hal ini tentunya berbeda dengan sistem ecofarming yang mengedepankan bahan dari alam sebagai penunjang kebutuhan pengelolaan pertanian.

Dikarenakan menggunakan zat organik dalam menjalankan sistemnya, pangan yang dihasilkan dapat menjadi lebih sehat dan bebas dari zat kimia.

4. Menjaga keseimbangan ekosistem

Ecofarming dapat membantu terpeliharanya keseimbangan ekosistem. Sebabnya karena, ecofarming dapat menekan angka pencemaran lingkungan dan produksi sampah.

Demikian ulasan terkait manfaat ecofarming bagi lingkungan hidup. Jika sistem pertanian berkelanjutan sepeti ini bisa diterapkan di Indonesia pastinya kita bisa hebat dalam hal ketahanan pangan. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat. (ANG)