Mengenal Pengelompokkan Kode Sekrup pada Pesawat Udara

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pembagian kode sekrup pada pesawat udara dibagi menjadi beberapa kelompok. Sekrup (Screws) adalah perangkat pengikat berulir yang paling umum digunakan di pesawat udara.
Sekrup berbeda dari baut karena umumnya terbuat dari bahan berkekuatan lebih rendah. Sekrup dapat dipasang dengan loose fitting thread dan bentuk kepalanya dirancang untuk penggunaan obeng atau kunci pas saat pemasangan dan pelepasannya.
Pengelompokkan Kode Sekrup pada Pesawat Udara
Beberapa sekrup pada pesawat udara memiliki bagian yang tidak berulir pada batangnya. Sementara yang lain memiliki ulir di sepanjang batangnya.
Beberapa jenis structural screws berbeda dari standard structural bolts hanya dalam bentuk kepala. Dikutip dari buku Dasar-Dasar Teknik Pesawat Udara, Maruli Tua dkk (2022: 183), berikut pengelompokkan kode sekrup pada pesawat udara.
1. Pembagian Sekrup
Sekrup yang umum digunakan terbagi menjadi beberapa kelompok. Berikut penjelasannya.
Structural Screws
Sekrup ini memiliki kekuatan yang sama dengan baut berukuran sama.
Machine Screws
Sekrup ini paling banyak digunakan untuk perbaikan umum.
Self-tapping Screws
Sekrup ini digunakan untuk menyambung bagian yang lebih ringan.
Drive Screws
Sekrup ini tidak mempunyai ulir. Sebagian besar orang mengklasifikasikan drive screws bukan sebagai sekrup, melainkan paku (nail), di mana pemasangannya sama seperti rivet.
2. Identifikasi dan Pengkodean Sekrup
Sistem pengkodean yang digunakan untuk mengidentifikasi sekrup mirip dengan sistem pengkodean baut. Ada sekrup AN dan NAS. Sekrup NAS untuk structural screws, nomor komponennya 510, 515, 550, dan seterusnya.
Sekrup juga dibagi dalam beberapa kelas, seperti roundhead, flathead, washer head, dan sebagainya. Huruf dan angka menunjukkan komposisi bahan, panjang, dan ketebalannya. Contoh kode AN dan NAS adalah sebagai berikut.
Seri AN501B-416-7
AN= Air Force-Navy Standard
501= Fillister head, Fine thread
B= Kuningan (Brass)
41= Diameter 4/16 inci
7= Panjang 7/16 inci
Seri NAS155DH-22
Huruf "D" menggantikan "B" menunjukkan bahannya adalah aluminium paduan 2017-T. Huruf "C" menunjukkan baja tahan korosi. Huruf "A" ditempatkan sebelum huruf kode material menunjukkan bahwa kepala bor untuk dipasang pengaman.
NAS= National Aircraft Standard
144= Head Style, diameter, dan baut ulir 3/4-28, internal wrenching
DH= Kepala dibor (Drilled head)
22= Panjang dalam per 16 inci (22/16= 1 3/4 inci)
NAS number mengidentifikasi nomor komponen. Huruf sufiks dan dash numbers memisahkan ukuran yang berbeda, bahan pelapisan, spesifikasi pengeboran, dan sebagainya. Nomor dasbor dan huruf sufiks tidak memiliki arti standar.
Baca juga: Nama-Nama Aircraft Manufacture yang Ada di Dunia
Itulah pengelompokkan kode sekrup pada pesawat udara. Semoga setelah membaca penjelasan di atas, para pembaca dapat lebih memahami tentang kode sekrup yang ada pada pesawat udara. (Gin)
