Mengenal Pengertian dan Jenis-Jenis Teknik Gambar Proyeksi

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat ingin merancang bangunan, dibutuhkan pemahaman mengenai teknik gambar proyeksi. Proyeksi ini digunakan supaya wujud dari suatu benda dapat terlihat dalam bidang datar.
Maka dari itu, gambar proyeksi ini sangat penting untuk dipahami sebelum membuat rancangan bangunan. Tanpa adanya gambar proyeksi, maka perencanaan proyek pembangunan tidak dapat berjalan dengan baik.
Pengertian Teknik Gambar Proyeksi
Dalam teknik bangunan terdapat materi mengenai gambar teknik. Tidak seperti gambar pada kertas biasa, gambar teknik berisi mengenai informasi mengenai suatu bangunan. Salah satu bahasan dalam gambar teknik adalah ilmu proyeksi.
Dikutip dari buku Memodelkan Sambungan Kayu, Pintu dan Jendela dengan Sketchup, Slamet (2020), ilmu proyeksi adalah ilmu yang mempelajari cara menggambar titik (point), garis (line) baik itu garis lurus (straight) maupun lengkung (curve), bidang (plane) dan benda-benda yang ada di dalam ruang (space) pada bidang gambar yang berbentuk bidang datar.
Teknik ini biasanya digunakan untuk menggambar objek agar terlihat seperti wujud sebenarnya. Saat ini, untuk menggambar proyeksi dapat dilakukan secara manual atau dengan bantuan software komputer.
Software komputer yang dapat digunakan untuk sketsa gambar proyeksi antara lain.
Solidworks
Inventor
AutoCad
Jenis-Jenis Teknik Gambar Proyeksi
Terdapat jenis-jenis teknik gambar proyeksi yang banyak digunakan. Apa saja jenisnya?
1. Oblique atau Proyeksi Miring
Jenis gambar proyeksi yang pertama adalah oblique atau proyeksi miring. Oblique merupakan jenis proyeksi yang sederhana karena hanya membutuhkan satu buah gambar. Karena termasuk jenis proyeksi sederhana, oblique dapat digambar secara manual dengan peralatan tradisional.
2. Proyeksi Isometri
Proyeksi isometri termasuk ke dalam jenis teknik gambar proyeksi. Dengan proyeksi ini, seseorang dapat menggambar suatu objek dalam bentuk tiga dimensi. Proyeksi isometri banyak sekali digunakan oleh ilustrator maupun insinyur.
3. Proyeksi Dimetri
Proyeksi dimetri artinya adalah dua ukuran. Seperti namanya, saat merancang bangunan atau benda dengan proyeksi ini, maka akan terdiri dari dua macam skala ukuran dan sudut.
4. Proyeksi Trimetri
Seperti namanya, proyeksi ini memiliki arti tiga buah skala ukuran. Saat menggambar benda dengan proyeksi ini, maka harus menggunakan tiga jenis skala dan juga dua amacam sudut. Penggambaran proyeksi trimetri ni menggunakan sudut 5°, 18°, dan 90° dengan ukuran 9/10 a, 1/2 a dan a.
Baca juga: 5 Teknik Gambar Sketsa dan Ilustrasi yang Perlu Diketahui
Demikian penjelasan pengertian dan jenis-jenis teknik gambar proyeksi. Artikel tadi diharapkan dapat menambah wawasan pembaca mengenai teknik gambar proyeksi. (FAR)
