Konten dari Pengguna

Mengenal Profesi Apoteker yang Penuh Tanggung Jawab

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apoteker. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apoteker. Sumber: Unsplash

Apoteker adalah profesi di bidang medis yang bertanggungjawab dalam meracik obat. Berdasarkan Peraturan Pemeruntah No. 51 Tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian, untuk menjadi seorang apoteker, maka seseorang haruslah menjalani program studi pendidikan farmasi terlebih dulu hingga dinyatakan lulus dengan gelar Sarjana Farmasi, kemudian melanjutkan Pendidikan Keprofesian apoteker hingga dinyatakan lulus ujian kompetensi tersebut.

Apoteker disebut juga sebagai ahli farmasi, karena memang profesi ini memanglah berkompetensi di bidang farmasi. Tidak hanya bertanggungjawab dalam meracik obat, seorang apoteker juga bertugas untuk menyeleksi obat mana saya yang masih layak digunakan, ataupun memberi saran obat terkait penanganan keluhan tertentu. Disamping itu, tugas apoteker adalah bertanggung jawab untuk memberikan obat sesuai resep dokter dan juga memastikan keamanan dan efektivitas obat tersebut apabila dikonsumsi oleh pasien.

Ilustrasi apoteker. Sumber: Unsplash

Tugas dan Tanggung Jawab Profesi Apoteker dalam Bidang Medis

Agar kita bisa semakin tahu apa saja tugas dan tanggung jawab seorang yang berprofesi sebagai apoteker, maka berikut adalah beberapa tugas apoteker dalam bidang kefarmasian yang perlu kita ketahui:

  • Menyiapkan obat yang dibutuhkan

  • Mencampur atau meracik obat

  • Memeriksa serta mengeluarkan obat-obatan yang kadaluarsa

  • Menyimpan catatan yang akurat terkait stok obat-obatan.

  • Memberikan informasi dan saran yang tepat tentang obat-obatan terkait penanganan keluhan kesehatan tertentu

  • Merancang dan menerapkan kebijakan, prosedur, serta anggaran terkait penggunaan obat di rumah sakit

  • Merancang dan melaksanakan uji klinis terhadap efektivitas obat

Untuk dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, maka seorang apoteker diwajibkan memahami jenis-jenis obat beserta fungsinya guna menyembuhkan penyakit tanpa menimbulkan efek samping.

Meski sangat akrab dengan dunia medis, namun sebenarnya lulusan sarjana farmasi juga dapat bekerja di bidang lain selain rumah sakit ataupun apotek pribadi lho! Misalnya saja bkerja di perusahaan farmasi yang memproduksi obat ataupun bekerja di perusahaan kosmetik, sebab lulusan farmasi sangat dibutuhkan dalam bidang pekerjaan kefarmasian, ilmu kesehatan, dan perusahan kimia termasuk produsen kosmetik. (HAI)