Konten dari Pengguna

Mengenal Sistem Hidrolik di Pesawat

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sistem Hidrolik di Pesawat adalah. Sumber: Unsplash/Ashim D Silva
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sistem Hidrolik di Pesawat adalah. Sumber: Unsplash/Ashim D Silva

Sistem hidrolik di pesawat adalah sistem yang menggunakan tekanan zat cair. Pesawat terbang menggunakan beberapa sistem agar bisa beroperasi dengan normal. Sistem pada pesawat saling terhubung dengan sistem lainnya sehingga pesawat dapat berfungsi.

Pesawat adalah salah satu kendaraan yang memiliki banyak fungsi. Pesawat bisa digunakan untuk mengangkut orang atau barang. Karena sangat bermanfaat, sudah seharusnya hal yang berkaitan dengan pesawat dipelajari dengan baik.

Sistem Hidrolik di Pesawat

Ilustrasi Sistem Hidrolik di Pesawat adalah. Sumber: Unsplash/Ivan Shimko

Apa yang dimaksud dengan sistem hidrolik? Mengutip dari Teknologi Dasar Otomotif untuk SMK/MAK Kelas X, Yunianto dan Sayanto (2018:154), kata hidrolik berasal dari bahasa Yunani, yaitu hydro yang artinya air dan aulos yang artinya pipa.

Dari pengertian tersebut, bisa diartikan bahwa sistem hidrolik adalah sistem yang menerapkan pipa dengan cairan. Adapun sistem hidrolik di pesawat adalah sistem yang menggunakan tekanan zat cair (hydraulic).

Pada pesawat terbang, sistem hidrolik merupakan sistem yang memanfaatkan tekanan zat cair untuk media sebagai penggerak sejumlah sistem yang terhubung dengan komponen lain. Misalnya, digunakan untuk menggerakkan flight spoilers, ailerons, elevators, thrust reverser, dan sebagainya.

Sistem hidrolik digunakan karena memiliki kelebihan yaitu tenaga yang diperlukan untuk menggerakkan flight control lebih ringan. Artinya, pilot tidak perlu mengerahkan banyak tenaga untuk menggerakkan control column.

Jenis-Jenis Fluida dalam Sistem Hidrolik

Ilustrasi Sistem Hidrolik di Pesawat adalah. Sumber: Unsplash/Emanuviews

Fluida atau cairan hidrolik merupakan media yang digunakan agar peralihan tekanan dan energi bisa terjadi. Cairan tersebut juga berfungsi sebagai media pelumasan yang mengurangi gesekan pada bagian komponen bergerak. Berikut adalah jenis-jenis cairan hidrolik.

1. Phosphate Ester Base Oil

Cairan ini adalah produk buatan yang memiliki warna ungu. Cairan hidrolik ini digunakan pada semua sistem hidrolik pesawat terbang. Beberapa sifat cairan ini antara lain adalah.

  • Mudah terkontaminasi.

  • Tidak mudah terbakar.

  • Bisa merusak bagian komponen.

  • Bisa merusak atau mengelupas cat pesawat.

  • Beracun

2. Mineral Base Oil

Mineral base oil adalah produk dari minyak bumi dan memiliki ciri berwarna merah. Cairan ini biasanya digunakan di sistem yang tidak menimbulkan api seperti flap drive dan lainnya. Cairan ini juga memiliki beberapa sifat tertentu seperti berikut.

  • Tidak beracun.

  • Mudah terbakar.

  • Dapat digunakan sebagai pelumas.

  • Jarak jelajah rendah.

  • Tidak merusak.

Baca juga: Fungsi Mur Pesawat Udara dan Kodenya

Jadi, sistem hidrolik di pesawat adalah sistem yang menggunakan tekanan zat cair untuk penggerak sistem yang terhubung dengan berbagai komponen lain. (KRIS)