Konten dari Pengguna

Mengenal Soko Guru Demokrasi Universal dalam Pemerintahan

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Soko Guru Demokrasi Universal, Sumber: Unsplash/Dino Januarsa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Soko Guru Demokrasi Universal, Sumber: Unsplash/Dino Januarsa

Jelaskan soko guru demokrasi universal! Pertanyaan ini muncul saat siswa belajar di sekolah terutama pada materi demokrasi di pelajaran PKN. Siswa pun harus bisa menjawabnya apalagi demokrasi adalah bentuk pemerintahan yang dimiliki oleh Indonesia.

Sayangnya tak semua siswa mengetahui jawabannya. Terlebih lagi istilah tersebut cukup awam di telinga masyarakat. Namun siswa tak perlu khawatir karena jawabannya dapat ditemukan di berbagai sumber, seperti buku paket, media massa, atau internet.

Konsep Soko Guru Demokrasi Universal

Ilustrasi Soko Guru Demokrasi Universal, Sumber: Unsplash/Arfan Husni Hasibuan

Mengutip buku Pergulatan Intelektualitas untuk Politik dan Demokrasi, Mahendra Kusuma, SH, M.Hum (2021: 13), menurut Abraham Lincoln, demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan di mana kekuasaan politik tertinggi dan kedaulatan ada di tangan rakyat.

Lantas, apa itu soko guru demokrasi universal? Meskipun mengandung kata “guru”, namun istilah ini tidak berkaitan dengan pendidik. Hal ini disebabkan kata tersebut memiliki makna yang berbeda jika digabungkan dengan “soko” karena “soko guru” adalah tiang.

Jadi, konsep ini bermakna tiang-tiang utama yang menyangga sistem demokrasi. Tiang-tiang ini digunakan untuk mendirikan, membangun, hingga menjadi indikator terkait penegakkan demokrasi di suatu negara.

Mengutip buku Wajah Demokrasi Indonesia: Pasca Pelantikan Hasil Pemilu 2019, Herlina Sari (2019: 8-9), ada berbagai prinsip yang kemudian dikenai sebagai soko guru demokrasi menurut pendapat Almadudi. Berikut prinsip-prinsip tersebut:

  • Kedaulatan rakyat

  • Pemerintahan berdasarkan persetujuan dari yang diperintah

  • Kekuasaan mayoritas

  • Hak-hak minoritas

  • Jaminan hak asasi manusia

  • Pemilihan yang bebas, adil dan jujur

  • Persamaan di depan hukum

  • Proses hukum yang wajar

  • Pembatasan pemerintah secara konstitusional

  • Pluralisme sosial, ekonomi, dan politik

  • Nilai-nilai toleransi, pragmatisme, kerja sama, dan mufakat

Baca juga: Memahami Sejarah dan Klasifikasi Demokrasi di Indonesia

Penerapan Soko Guru Demokrasi Universal

Ilustrasi Soko Guru Demokrasi Universal, Sumber: Unsplash/Dino Januarsa

Indonesia telah mengupayakan penerapan konsep ini demi lancarnya pemerintahan beserta kehidupan bangsa Indonesia. Salah satunya adalah penegakan hukum tanpa pandang bulu ke semua lapisan masyarakat.

Bagaimanapun juga, penerapan ini tetap harus diawasi oleh rakyat mengingat kedaulatan tertinggi berada di tangan rakyat itu sendiri. Selain itu, pengawasan terhadap penerapan tersebut juga ditujukan untuk menghindari hal-hal yang dapat mengganggu proses demokrasi itu sendiri.

Jadi, soko guru demokrasi universal merupakan tiang yang menyangga sistem demokrasi itu sendiri. Terdapat berbagai prinsip yang termasuk soko guru demokrasi seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. (LOV)