Mengenal Sosok Malaikat Jibril dan Peranannya Sesuai Alquran

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Malaikat Jibril alias ar-Ruh al-Amin, sesuai dengan ayat-ayat yang ada dalam Alquran, adalah salah satu malaikat yang menyampaikan wahyu kepada para nabi, utusan Allah SWT. Selain itu, ia juga mempunyai peranan lainnya.
Peran Malaikat Jibril Sesuai Alquran
Dilansir dari situs resmi MUI, berikut peranan malaikat yang satu ini:
Menyampaikan pesan dan ajaran dari Allah SWT. berupa kalam (wahyu dari) Allah, dalam hal ini Alquran ke dalam hati (kalbu) Nabi Muhammad dan agar ia menjadi nabi (munzir).
“Sesungguhnya al-Qur’an itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril), yang mempunyai kekuatan, yang mempunyai kedudukan tinggi di sisi Allah Yang mempunyai Arasy, yang ditaati di sana (di alam malaikat) lagi dipercaya. Dan temanmu (Muhammad) itu bukanlah sekali-kali orang yang gila; dan sesungguhnya Muhammad itu melihat Jibril di ufuk yang terang.” (QS. At-Takwir [81]: 19-23).
“Dan sesungguhnya al-Qur’an ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam, dia dibawa turun oleh ar-Ruh al-Amin (Jibril), ke dalamhatimu (Muhammad) agar menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan.“ (QS. Asy-Syu’ara [261192-194).
Membawa rahmat dan kemudahan kepada orang yang mengalami sakaratul maut di dalam keadaan suci. Hal itu adalah bentuk penghormatan kepada orang yang mengalami sakaratul maut di dalam keadaan suci.
Memenuhi dan menahan hajat mukmin yang sedang berdoa atas izin Allah SWT, karena ingin mendengar doa mukmin tersebut.
Al-Baihaqi meriwayatkan dari Tsabit sebagai berikut:
"Telah sampai kepadaku riwayat yang menyatakan bahwa Allah SWT mendelegasikan Malaikat Jibril AS dalam urusan memenuhi hajat hidup manusia. Apabila seorang Mukmin berdoa, maka Allah pun berkata kepada Jibril AS,
“Wahai Jibril! Tahan dulu untuk memenuhi hajatnya karena Aku sungguh sangat senang mendengar lantunan doanya.” Apabila orang kafir berdoa, Allah pun berkata kepadanya, “Wahai Jibril! Penuhi apa yang menjadi hajatnya karena sesungguhnya Aku tidak suka mendengar lantunan doanya.”
Memimpin turunnya para malaikat ke muka bumi pada malam Lailatul Qadar. Banyaknya malaikat yang turun ke bumi membuat suasana pada malam itu pun menjadi sangat tenang.
Demikianlah penjelasan mengenai Malaikat Jibril di dalam Alquran.(BR)
