Konten dari Pengguna

Metode Ilmiah: Pengertian, Unsur, dan Karakteristiknya

Berita Update

Berita Update

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Metode Ilmiah, Foto: Dok. istockphoto.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Metode Ilmiah, Foto: Dok. istockphoto.com

Bagi kamu para pelajar atau mahasiswa, pasti sudah tidak asing lagi dengan metode ilmiah bukan? Biasanya metode penelitian dilakukan untuk mencari solusi atas sebuah permasalahan yang bersifat ilmiah.

Metode ilmiah merupakan suatu cara sistematis yang digunakan peneliti untuk memecahkan atau mencari jawaban atas masalah-masalah yang dihadapi dalam penelitian. Penelitian sendiri diartikan sebagai usaha untuk menemukan, mengembangkan, serta menguji kebenaran suatu pengetahuan yang dilakukan dengan menggunakan metode ilmiah.

Setidaknya terdapat lima unsur metode ilmiah, yang akan diuraikan berikut ini:

  1. Karakterisasi: Mengidentifikasi subjek yang diteliti dengan pengamatan dan pengukuran

  1. Hipotesis: Penjelasan teoretis yang merupakan dugaan atas hasil pengamatan dan pengukuran.

  1. Prediksi: Deduksi logis dari hipotesis.

  1. Eksperimen: Pengujian atas hubungan karakterisasi dengan hipotesis dan prediksi.

  1. Evaluasi dan Pengulangan: Penilaian atas ketepatan hipotesis dan prediksi berdasarkan hasil yang didapat saat eksperimen, dan pengulangan pada tahap-tahap tertentu apabila tidak mendapatkan hasil yang sesuai.

Karakteristik Metode Ilmiah

Metode ilmiah memiliki lima karakteristik yang dibagi berdasarkan sifatnya. Berikut penjelasannya.

  1. Bersifat Kritis dan Analitis: Peneliti dengan rinci melakukan observasi dan eksperimen untuk mendapatkan hasil yang relevan dan akurat.

  1. Bersifat Logis: Langkah-langkah yang dilakukan peneliti dapat dijelaskan dengan logis, bukan berdasarkan firasat atau hal yang lain yang tidak bisa dijelaskan dengan logika.

  1. Bersifat Obyektif: Hasil penelitian yang didapat harus obyektif, dalam arti hasil tersebut hanya bisa dilakukan oleh peneliti dan bukan hasil rekayasa.

  1. Bersifat Empiris: Hasil penelitian didapatkan dari kejadian nyata yang benar-benar terjadi, bukan karangan atau opini.

  1. Bersifat Konseptual: Berfokus pada hal-hal yang berkaitan dengan konsep-konsep suatu fenomena, bagaimana fakta tersebut terjadi, dan kaitan diantaranya.

Itu dia ulasan mengenai pengertian, unsur, dan karakteristik metode ilmiah. Dengan memahami ulasan di atas, diharapkan kamu akan lebih mengerti hal-hal apa saja yang harus diperhatikan saat meneliti dan membuat metode ilmiah nanti. Semoga artikel ini bermanfaat!

(RYFA)