Nama Alat untuk Mengukur Kelembaban Udara dan Fungsinya

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Alat untuk mengukur kelembaban udara dinamakan higrometer. Jadi, higrometer ini adalah alat yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Misalnya, untuk keperluan budidaya jamur. Berkat adanya alat ini, proses perkembangan jamur bisa dikontrol sehingga menghasilkan panen yang melimpah. Sebab, higrometer digunakan untuk mengukur kelembaban dari sebuah ruangan.
Alat untuk Mengukur Kelembaban Udara dan Fungsinya
Seperti yang sudah Anda ketahui sebelumnya bahwa alat untuk mengukur kelembaban udara dinamakan higrometer. Alat ini sangat berguna untuk menentukan tingkat kelembaban atmosfer dengan menunjukkan persentase suatu kelembaban udara, kelembaban mutlak, atau keduanya.
Adapun berbagai fungsi higrometer dalam ilmu fisika yang dikutip dari buku Kamus Sains untuk SD/MI karya Lilik Hidayat Setiawan dan Thomas Diman (2018:123) adalah sebagai berikut.
Mengetahui kelembaban dari suatu ruang penyimpanan.
Meramal cuaca yang ada di lingkungan sekitar dan bisa dilakukan sehari-hari.
Mengetahui dan melakukan pemantauan terkait kelembaban laboratorium di sebuah instansi maupun lembaga tertentu.
Diletakkan di dalam box penyimpanan barang supaya kelembabannya dapat terpantau dengan baik.
Bermanfaat untuk kegiatan pembuatan tanaman, terutama pada jenis taman yang risiko pertumbuhannya sangat tinggi.
Digunakan untuk kegiatan penelitian kimia, fisika, maupun biologi.
Jenis-Jenis Higrometer
Berikut ini adalah berbagai jenis-jenis higrometer yang dapat Anda ketahui.
1. Higrometer Rambut Ketegangan
Alat ini menggunakan rambut untuk melakukan proses pengukuran. Mekanismenya dapat terlihat dari dial maupun skala yang dapat memperbesar panjang perubahan rambut dengan kelembaban ataupun perubahan panjangnya.
2. Higrometer Logam
Alat ini juga sering disebut dengan kertas koil yang berguna untuk mengindikasi perubahan kelembaban secara cepat. Umumnya, kertas ini digunakan pada perangkat terjangkau dengan besaran akurasi terbatas.
3. Higrometer Elektronik
Jenis alat pengukuran yang satu ini menggunakan prinsip dewpoint. Fungsi daripada higrometer elektronik adalah untuk menunjukkan temperatur untuk mengondisikan suhu pada sampel udara lembab dalam tekanan konstan. Selain itu, alat ini juga dapat memberikan informasi tentang ketercapaian saturasi uap air.
Itulah penjelasan singkat tentang higrometer dalam ilmu fisika. Semoga bermanfaat. (Anne)
