Konten dari Pengguna

Neurotransmiter: Zat Kimia yang Berfungsi untuk Menghantarkan Rangsang Listrik

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi zak kimia yang berfungsi untuk menghantarka rangsan listrik adalan neurotransmitter. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi zak kimia yang berfungsi untuk menghantarka rangsan listrik adalan neurotransmitter. Sumber: Unsplash

Zat kimia yang berfungsi untuk menghantarkan rangsang listrik adalah neurotransmitter. Senyawa kimia tersebut pada dasarnya dapat ditemukan dalam tubuh manusia yang kaya akan syaraf. Adapun fungsi utama dari neotransmitter ialah untuk menyampaikan rangsangan atau pesan dari sel saraf yang satu menuju sel saraf lainnya dalam tubuh. Rangsangan tersebut pada dasarnya tidak hanya berbentuk rangsang listrik, namun juga bisa berupa getaran, suara, rasa, dan lain sebagainya.

Mengutip dari buku Otak dan Perilaku oleh Prof. Dr. kris. H. Timotius (2018: 37), zat kimia yang berfungsi untuk menghantarkan rangsang listrik adalah neurotransmitter yang diutus oleh otak manusia. Untuk dapat menerima dan meneruskan rangsangan dari sel saraf yang satu dengan sel saraf lainnya, maka reseptor sel neuron (saraf) harus cocok dan sesuai sepertihalnya sebuah kunci dan gembok.

Secara umum neorotransmitter dalam sel saraf sangatlah berperan penting dalam mengatur kinerja berbagai organ tubuh sebagaimana instruksi dari dari otak ataupun dari sel reseptor menuju otak. Misalnya saja mengatur detak jantung, pernapasan, gerak otot, ataupun konsentrasi dan suasana hati seseorang.

Ilustrasi zak kimia yang berfungsi untuk menghantarka rangsan listrik adalan neurotransmitter. Sumber: Unsplash

Zat Kimia yang Berfungsi untuk Menghantarkan Rangsang Listrik

Mengutip dari buku Asyiknya Belajar IPA Melalui TTS Pembelajaran Kelas IX, Tulus Suryani (2021: 27), neurotransmitter yang ada dalam saraf tubuh manusia dapat diklasifikasikan berdasarkan cara kerjanya. Adapun contoh-contoh neurotransmitter tersebut misalnya saja seperti berikut:

  • Dopamine, yakni neurotransmitter yang berperan penting dalam kinerja memori, perilaku, serta bertanggungjawab dalam mengkoordinasikan gerakan tubuh

  • Endorfin, yakni berperan dalam memblokir rasa sakit atau sebagai pereda nyeri pada tubuh

  • Serotonin, berfungsi untuk merelaksasi pikiran dan mengendalikan kecemasan seseorang

  • Norepineprin, berfungsi untuk menstimulasi penyediaan energi mental, namun juga bisa menciptakan perasaan cemas

Demikianlah ulasan singkat mengenai neourotransmitter beserta contohnya. Setelah membaca ulasan singkat tadi, semoga kita bisa semakin memahami bahwa zat kimia yang berfungsi untuk menghantarkan ransang listrik adalah neurotransmitter yang terdapat dalam sel saraf di tubuh manusia. Semoga informasi tadi dapat bermanfaat! (HAI)