Konten dari Pengguna

Niat, Bacaan, dan Tata Cara Sholat Tasbih yang Benar

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mengenal bacaan dan tata cara sholat tasbih. Sumber foto : unsplash.com -
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mengenal bacaan dan tata cara sholat tasbih. Sumber foto : unsplash.com -

Sebagai seorang Muslim, selain sholat wajib, pastinya kita harus paham jenis-jenis sholat sunnah yang ada, termasuk tata cara sholat tasbih. Sholat tasbih adalah salah satu amalan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan pada malam Lailatul Jaiza. Pada malam tersebut, semua doa dan amalan yang dilakukan oleh umat Islam akan diterima dan dikabulkan oleh Allah SWT.

Karena itulah, malam Lailatul Jaiza atau malam sebelum Idul Fitri dianggap sebagai malam yang istimewa. Selain itu, sholat tasbih juga dianjurkan untuk dilakukan setidaknya sekali seumur hidup, sebulan sekali, atau setahun sekali.

Rasullah SAW menganjurkan hari Jumat untuk melaksanakan tata cara sholat tasbih secara lengkap. Sesuai dengan namanya, sholat ini dilakukan dengan membaca kalimat tasbih sebanyak 300 kali.

Seperti dikutip dari buku Dahsyatnya Shalat Tasbih, Misbahus Surur, 2009, sholat tasbih hukumnya sunnah. Hal ini didasarkan pada hadis Abu Rafi'. Dalam hadis tersebut, Rasulullah memberitahu kepada pamannya Abbas tentang tata cara dan berbagai keutamaan melaksanakan sholat tasbih.

Niat dan Tata Cara Sholat Tasbih

Niat sholat tasbih empat rakaat dengan satu salam:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَسْبِيْحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnat tasbīhi arba‘a rak‘ātin lillāhi ta‘ālā.

Artinya,

“Aku menyengaja salat sunah tasbih empat rakaat karena Allah Ta'ala.”

Niat sholat tasbih empat rakaat dengan dua kali salam:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَسْبِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnat tasbīhi rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.

Artinya,

“Aku menyengaja sembahyang sunnah tasbih dua rakaat karena Allah SWT."

Sholat tasbih sebenarnya dilakukan baik pada siang hari atau malam hari, selama tidak pada waktu yang dilarang untuk sholat. Tapi, Imam Nawawi berpendapat bahwa sholat yang dilakukan pada malam hari bisa dilakukan dua rakaat - dua rakaat masing-masing dengan satu salam. Tetapi, jika di siang hari, jumlahnya bisa dua rakaat satu salam atau langsung empat rakaat dengan satu salam. Hal ini lantaran menurutnya waktu sholat tersebut dapat mempengaruhi teknis pelaksanaan sholat tasbih.

Berikut tata cara sholat tasbih:

- Membaca niat.

- Membaca Takbiratul Ihram.

- Membaca surat Al Fatihah dan surat lainnya.

- Membaca kalimat tasbih sebanyak 15 kali. Kemudian lanjut rukuk.

- Setelah ruku' dan sebelum bangun untuk i'tidal, membaca kalimat tasbih sebanyak 10 kali.

- I'tidal dan dilanjutkan dengan membaca kalimat tasbih sebanyak 10 kali.

- Sujud. Sebelum bangun dari sujud, kembali membaca kalimat tasbih sebanyak 10 kali.

- Duduk di antara dua sujud diikuti bacaan tasbih sebanyak 10 kali.

- Kemudian melakukan sujud kedua. Sebelum bangun dari sujud, membaca kalimat tasbih sebanyak 10 kali.

- Setelah sujud yang kedua, tidak langsung berdiri untuk memulai rakaat kedua. Melainkan duduk untuk membaca tasbih sebanyak 10 kali. Setelah itu bisa melanjutkan rakaat yang kedua.

- Jumlah kalimat tasbih yang dibaca pada rakaat pertama sebanyak 75 kali. Pada rakaat kedua, cara pelaksanaannya sama dengan rakaat pertama. Pada rakaat kedua setelah membaca tasyahud akhir sebelum salam, dilanjutkan dengan membaca kalimat tasbih sebanyak 10 kali.

- Membaca salam.

Tata cara sholat tasbih dengan sholat wajib sebenarnya secara umum sama saja. Yang membedakan adalah pada sholat tasbih terdapat bacaan sholat tasbih dalam jumlah tertentu di setiap gerakan. Kalimat tasbih itu berbunyi "subhânallâh wal hamdu lillâh wa lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar." (DNR)