Konten dari Pengguna

Organel Sel Tumbuhan dan Fungsinya dalam Biologi

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi organel sel tumbuhan dan fungsinya. Foto: Bioscience Image Library by Fayette Reynolds / Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi organel sel tumbuhan dan fungsinya. Foto: Bioscience Image Library by Fayette Reynolds / Unsplash

Setiap organel berperan dalam menjaga proses kehidupan sel agar berjalan optimal. Pemahaman tentang organel sel tumbuhan dan fungsinya sangat penting dalam mempelajari ilmu Biologi dasar.

Dalam buku Seri IPA SMP Biologi Kelas VII, Deswaty Furqonita, (2006:57), dijelaskan bahwa organel sel adalah benda-benda padat yang terdapat pada sitoplasma serta bertugas menjalankan fungsi-fungsi kehidupan.

Organel Sel Tumbuhan dan Fungsinya di Ilmu Biologi

Ilustrasi organel sel tumbuhan dan fungsinya. Foto: Bioscience Image Library by Fayette Reynolds / Unsplash

Organel sel memiliki fungsi yang berbeda antara satu dengan yang lain. Pelajari organel sel tumbuhan dan fungsinya dalam sistem kehidupan melalui pembahasan lengkap berikut ini.

1. Dinding Sel

Beberapa organel hanya ditemukan di sel tumbuhan dan tidak ada pada sel hewan. Misalnya, kloroplas dan dinding sel. Kedua organel tersebut berperan besar dalam fotosintesis dan pelindung sel.

Dinding sel adalah susunan paling luar yang hanya terdapat pada sel tumbuhan. Organel ini tersusun atas selulosa yang kuat dan berserat.

Selain dari menjaga kekokohan bentuk sel, organel ini mampu melindungi isi sel dari tekanan osmotik yang berlebihan serta serangan fisik dari luar.

2. Plastida

Plastida memiliki dua bentuk, yaitu kromoplas dan leukoplas. Leuklopas berfungsi sebagai penyimpan cadangan makanan seperti karbohidrat, protein, maupun lipid.

Sedangkan kromoplas merupakan plastida yang memiliki pigmen yang akan memberikan warna pada buah dan bunga yang nanti akan dihasilkan oleh tumbuhan.

Terdapat tiga jenis pigmen pada kromoplas, yaitu karoten yang memberikan pigmen jingga, fikoeritrin yang memberikan pigmen merah, dan klorofil yang memberikan pigmen hijau.

3. Kloroplas

Kloroplas mengandung pigmen klorofil yang berwarna hijau. Organel ini mempunyai peranan yang penting untuk proses fotosintesis, yakni dapat mengonversi energi matahari menjadi energi kimia.

Perlu diketahui tanpa kloroplas, tumbuhan tidak bisa menghasilkan makanan mereka sendiri. Jadi peran kloropas begitu penting.

4. Sel Prokariotik

Sel prokariotik merupakan tipe sel yang paling sederhana karena DNA-nya terfokus kedalam nukleoid. Sel prokariotik tidak memiliki membran khusus, maka dari itu seringkali sel ini disebut sebagai sel tanpa membran inti.

5. Sel Eukariotik

Sel eukariotik memiliki ukuran yang lebih besar daripada sel prokariotik karena sel ini memiliki struktur dan fungsi yang lebih kompleks dari sel prokariotik.

Sel eukariotik memiliki membran inti sel karena substansi genetiknya telah dibatasi oleh membran, tidak seperti sel prokariotik.

6. Nukleus (Inti Sel)

Nukleus merupakan organel inti yang berperan sebagai pusat pengendali seluruh aktivitas sel tumbuhan. Di dalamnya terdapat DNA yang menyimpan informasi genetik penting.

Fungsi nukleus mencakup regulasi sintesis protein, pembelahan sel, serta pewarisan sifat keturunan pada organisme.

Pemahaman tentang organel sel tumbuhan dan fungsinya dapat membantu dalam memahami mekanisme kerja tubuh tumbuhan secara menyeluruh. Ilmu ini penting sebagai dasar dalam pembelajaran biologi di tingkat sekolah maupun perguruan tinggi.

(NOV)

Baca juga: Mengenal Ciri-Ciri Putik pada Bunga dan Fungsinya