Organisme Uniselular: Organisme yang Hanya Memiliki Satu Sel

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Organisme yang hanya memiliki satu sel dinamakan organisme uniselular. Organisme ini adalah makhluk hidup yang hanya memiliki satu sel atau sel tungga sehingga bisa hidup secara individual maupun berkoloni. Beberapa contoh organisme uniselular antara lain amoeba, bakteri, jamur, dan beberapa Protista. Ingin tahu lebih banyak tentang organisme uniselular? Simak artikel di bawah ini!
Penjelasan tentang Organisme Uniselular Sebagai Sel
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa organisme yang hanya memiliki satu sel dinamakan organisme uniselular. Sel adalah bagian atau unit terkecil dalam struktur tubuh makhluk hidup sebagai penunjang kehidupan. Dalam satu sel bisa memuat seluruh informasi dan proses yang diperlukan dalam keberlangusngan hidupnya.
Nah, makhluk uniselular memiliki nucleus atau struktur pusat yang memuat gen sebagai penentu bentuk dan fungsi selnya. Selain itu, organisme uniselular juga memiliki struktur lain yang berfungsi melepas energi dari makanan, membuang zat sisa, dan melindungi diri dari serangan.
Adapun ciri-ciri organisme uniselular yang dikutip dari buku Makhluk-Makhluk Uniseluler karya Hery Widodo (2020) adalah sebagai berikut.
Bersifat prokariotik atau sel yang tidak mempunyai membran inti sel. Jadi, materi genetik berupa DNA bercampur dengan plasma sel.
Berukuran kecil atau mikroskopis.
Tersusun sebagai organisasi yang sederhana.
Semua proses seluler terjadi di dalam sel tunggal dan berlangsung dalam sitoplasma.
Umumnya melalukan reproduksi aseksual. Akan tetapi, ada juga yang melakukan reproduksi seksual, seperti konjugasi yang ditunjukkan oleh bakteri.
Sedangkan beberapa hal lain yang berkaitan dengan organisme uniselular, yaitu:
Beberapa hewan, tumbuhan, jamur, dan Protista mengandung organisme bersel tunggal di tingkat organisasi yang lebih rendah.
Paramecium dan Euglena termasuk ke dalam hewan uniseluler.
Beberapa alga juga merupakan organisme uniseluler.
Protozoa seperti amoeba dan jamur, seperti ragi roti merupakan organisme bersel tunggal.
Sebagian besar organisme bersel tunggal berinteraksi atau menerima zat di luar tubuhnya melalui difusi sederhana. Berbeda halnya dengan amoeba, ia dapat menelan partikel makanan dengan cara mengelilingi partikel makanan tersebut sambil membentuk pseudopodia yang merupakan alat gerak eukariotik.
(Anne)
