Konten dari Pengguna

Pada Gerakan Jalan Cepat, Posisi Kaki Harus Bagaimana? Ini Penjelasannya

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada Gerakan Jalan Cepat, Posisi Kaki Harus Bagaimana?, Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Pada Gerakan Jalan Cepat, Posisi Kaki Harus Bagaimana?, Foto: Unsplash.

Salah satu olahraga yang bisa kamu lakukan adalah gerakan jalan cepat. Jalan cepat merupakan salah satu cabang olahraga atletik, yang dimana dilakukan dengan cara melangkah terus ke depan tanpa jeda dengan salah satu kaki harus ada yang menginjak tanah. Di Indonesia, jarak yang ditempuh oleh para atlet jalan cepat adalah 10 km, 20 km, 30 km, 50 km untuk kategori putra dan 3 km, 5 km, 10 km, 20 km untuk kategori putri. Lalu pada gerakan jalan cepat posisi kaki harus bagaimana?

Kompetisi dalam jalan cepat dengan berlari sangatlah berbeda, disaat ajang lomba lari atau running dua kaki dari seorang atlet harus berada di atas tanah. Selama melangkah, kaki yang bergerak maju harus menyentuh tanah sebelum kaki belakang meninggalkan tanah. Jalan cepat atau disebut juga dengan racewalking merupakan salah satu nomor dalam cabang olahraga atletik.

Pada gerakan jalan cepat, posisi kaki harus salah satu kaki harus menyentuh tanah. Simak penjelasan lengkapnya di artikel berikut.

Posisi Kaki saat Jalan Cepat

Pada Gerakan Jalan Cepat, Posisi Kaki Harus Bagaimana?, Foto: Unsplash.

Dikutip dari buku Sehat-Bugar untuk Tua-Muda, Atletik Jalan dan Lari karya Kemendikbud (2017: 83), hal penting yang harus diperhatikan dalam lomba jalan cepat adalah melakukan gerak langkah maju ke depan dengan salah satu kaki tetap kontak dengan tanah.

Untuk langkah-langkahnya yaitu sebagai berikut:

  • Pada gerakan jalan cepat posisi kaki harus salah satu kaki kontak atau menyentuh dengan tanah.

  • Jangan mendaratkan kaki terlalu jauh dan terlalu keras, sebab nantinya ditakutkan terjadi cedera pada otot paha dan belakang lutut.

  • Perhatikan posisi lutut agar tidak menekuk saat berjalan cepat.

  • Mendaratlah menggunakan tumit, jaga kaki agar tetap rileks, jaga kaki dari ujung tumit sampai jari-jari depan agar menapaki tanah.

  • Mungkin di awal pertandingan kamu akan merasakan Anterior tibialis atau soreness, namun tenang saja ini hanya sementara.

  • Selain gerak kaki ada hal lain juga yang harus kamu perhatikan, seperti postur tubuh dimana ini sangat penting diperhatikan dalam jalan cepat.

  • Postur tubuh yang benar saat berjalan cepat.

  • Tubuh harus lurus, pandangan mata ke arah depan.

  • Postur tubuh jangan terlalu kedepan dan ke belakang.

  • Jangan sampe badanmu tertekuk apalagi di bagian pinggang, ini akan menyebabkan perlambatan lama gerak jalan cepat

Dapat disimpulkan bahwa pada gerakan jalan cepat, posisi kaki harus salah satu kaki harus menyentuh tanah. Hal ini sudah menjadi ketentuan pada olahraga atletik.

Di Indonesia, jarak yang ditempuh oleh para atlet jalan cepat adalah 10 km, 20 km, 30 km, 50 km untuk kategori putra dan 3 km, 5 km, 10 km, 20 km untuk kategori putri. Kamu yang ingin menjadi atlet harus banyak olahraga dan belajar lebih keras dan tekun. (Umi)