News
·
25 November 2020 17:29

Pancasila Sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa Indonesia

Konten ini diproduksi oleh Berita Update
Pancasila Sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa Indonesia (95645)
Garuda Pancasila. Sumber: Freepik.com
Pancasila sebagai Dasar Negara tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 pada Alinea keempat. Alinea tersebut berbunyi,
ADVERTISEMENT

Kemudian dari pada itu untuk membentuk suatu Pemerintahan Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Nilai-nilai yang tercantum pada Dasar Negara tersebut menjadi pedoman bagi Bangsa Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Berikut adalah penjelasan mengenai nilai-nilai yang terkandung dalam Lima Dasar Negara Indonesia, Pancasila.
ADVERTISEMENT

Penjelasan Nilai-Nilai Pancasila

Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa. Sila pertama ini mengandung nilai mengenai pentingnya melakukan segala sesuatu menurut kepercayaan yang diyakini. Salah satu contoh dari penerapan sila pertama dalam kehidupan adalah saling menghargai dan toleransi terhadap agama atau kepercayaan yang dianut orang lain.
Kedua, Kemanusiaan yang adil dan beradab. Sila kedua mengandung nilai mengenai pentingnya menerapkan keadilan bagi sesama manusia. Contohnya, tidak membeda-bedakan seseorang dengan orang lainnya saling tolong-menolong, dan menghormati sesama.
Ketiga, Persatuan Indonesia. Sila ketiga ini memiliki nilai tentang arti penting persatuan. Contohnya, bersama-sama dalam melestarikan kebudayaan di Indonesia, menjaga hubungan baik walaupun berbeda (bahasa/ras/suku/agama/etnis) karena kita semua Indonesia.
Keempat, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Sila keempat ini memiliki nilai tentang cara pengambilan keputusan. Contohnya, menyelesaikan masalah dengan melakukan musyawarah dan mengutamakan kepentingan bersama.
ADVERTISEMENT
Kelima, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Sila kelima ini bisa menjadi pedoman dalam bertingkah laku di kehidupan sehari-hari. Misalnya, menjalankan kewajiban terlebih dahulu sebelum meminta hak dan memperlakukan setiap orang secara adil.
Mari, kita terapkan Pancasila dalam kehidupan ini! Karena bersama, Indonesia pasti mampu menghadapi segala rintangan termasuk COVID-19. Disiplin di rumah aja demi kemanusiaan. (AA)